Warga Mentawai Alami Banjir Setinggi 1 Meter, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Kilasriau.com - Banjir setinggi kurang lebih 1 meter merendam permukiman warga empat dusun di Desa Matotonan, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (19/9/2022). Akibatnya ratusan warga terpaksa mengungsi di lokasi ketinggian.
Kepala Desa Matotonan Ali Umran mengatakan, kondisi banjir ini sudah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai.
- Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
- Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
- Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
- Diduga MBG di Tuah Madani Tak Layak, Siswa Terima Pisang Mentah, Layanan Pengaduan Bungkam
- Listrik Jakarta Berulangkali Padam, IWO: Dirut PLN Tak Kenal Budaya Mundur, Harus Dicopot dan Diperiksa!
“Ada empat dusun yang kena banjir parah. Saat ini air sudah sampai di lantai rumah (rumah panggung) sekitar satu meter,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (19/9/2022).
Keempat dusun yang dilanda banjir tersebut yakni Maruibaga, Matektek, Mabektek dan Kinikdog.
“Banjir ini akibat luapan sungai di Matotonan yang sampai ke pemukiman. Jadi warga mengungsi di tempat yang aman,” katanya.
Menurutnya, banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Sampai malam ini air masih naik ke pemukiman warga.
“Belum ada dampak kerusakan karena kondisi masih banjir,” ucapnya.

Tulis Komentar