Sedang Memasang Tenda Untuk Hajatan, Warga Kulonprogo Tewas Tersengat Listrik
Kilasriau.com - Kasus warga tewas tersengat listrik kembali terjadi di Kabupaten Kulonprogo. Setelah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kini menimpa warga Sentolo, Kulonprogo yang sedang memasang tenda untuk hajatan, Minggu (18/9/2022).
Korban tewas Dwiharjo (55) warga Sentolo, yang sedang memasang tenda berbahan galvalum di halaman rumah Sukiman di Donomerto, Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan. Ujung galvalum mengenai kabel listrik sehingga korban tersengat dan terjatuh dari atas tenda.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
“Kejadiannya sore tadi, sekitar pukul 15.30 WIB,” kata Kasubsi Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multimedia, Humas Polres Kulonprogo, Ipda Sarjoko, Minggu (19/9/2022).
Musibah ini berawal saat korban bersama saksi Sumarno dan Rahmanto mendapatkan order memasang tenda di rumah Sukiman. Awalnya mereka memasang tenda tanpa ada masalah. Namun saat pemasangan seng galvalum, korban kurang hati-hati dan menyangkut kabel listrik yang ada di atas tenda.
Akibatnya, korban tersengat listrik dan jatuh ke bawah. Saat terjatuh bagian tubuh korban juga masih menempel pada tiang tenda. Sehingga oleh saksi ditarik dengan tali menjauh dari tenda.
Korban yang terluka kemudian dilarikan ke RS Nyi Ageng Serang Sentolo. Korban sempat menjalani perawatan medis. Namun karena lukanya parah korban akhirnya meninggal.
“Korban meninggal di rumah sakit, sesaat setelah mendapatkan perawatan,” katanya.
Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya luka bakar di tubuh korban. Petugas menemukan luka lecet pada kaki sebelah kiri.

Tulis Komentar