Asyik Bermain Air Hingga Tenggelam Pelajar SMP di Bekasi Timur Ditemukan Tidak Bernyawa
Kilasriau.com - Seorang pelajar SMP berinisial APH (16), ditemukan tak bernyawa usai tenggelam saat asyik bermain air di area bendungan di wilayah Aren Jaya, Bekasi Timur, Jum'at (9/9/2022) kemarin.
Kapolsek Tarumajaya, AKP Akhmadi mengatakan, berdasarkan keterangan dari para saksi yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebelum dinyatakan tenggelam, APH sempat terlihat asyik bermain air dengan melompat dari bibir bendungan.
"Pada pukul 17.00 WIB, saksi melihat ada anak yang sedang mandi di polder, dan kemudian anak tersebut melompat namun tak kujung muncul ke permukaan," kata Akhmadi melalui pesan singkat," Sabtu (10/9/2022).
- Wamenaker: Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
- Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri
- Pelabuhan Lhokseumawe, Kini Memegang Peranan Strategis Sebagai Hub Energi Nasional
- Prestasi Gemilang, Puteri Keritang Tembus Paskibraka Nasional
- Paripurna Milad Inhil Ke- 61, Bupati Herman Gelorakan Semangat Memajukan Inhil hingga Lintas Generasi
Karena melihat korban yang tak kunjung muncul ke permukaan, ujar dia, saksi tersebut pun kemudian menghubungi aparat guna dilakukan operasi penyelamatan.
"Saksi menghubungi Babinsa dan Bimaspol dengan maksud meminta pertolongan," paparnya.
Namun sayang, lanjut Akhamadi, tak berselang lama usai petugas dan tim penyelamat melakukan operasi penyelamatan di lokasi, nyawa anak malang tersebut sudah tak tertolong karena kehabisan nafas.
"Pukul 17.05 WIB tim berhasil menemukan korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Rosikin. Namun, korban sudah dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RS tersebut," ungkapnya.
Terakhir, dia mengimbau, agar kepada para orang tua untuk selalu tetap mengawasi anak-anaknya dalam bermain.
Akhamadi berharap, kejadian ini menjadi kejadian yang terakhir dan jangan sampai terulang kembali.
"Saya harap ini jadi yang terakhir, jangan sampai ada lagi hal seperti ini, mereka (anak-anak) adalah penerus generasi bangsa," pungkas perwira pertama Polri itu.

Tulis Komentar