Dua Pekerja Pembuat Galian Pondasi Bangunan Tertimpa Tebing 3 Meter yang longsor
Kilasriau.com - Dua pekerja konstruksi yang membuat galian pondasi bangunan di Kampung Sukalilah, Desa Pameuntasan, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, tertimpa tebing setinggi 3 meter yang longsor.
Dalam kejadian tersebut, satu orang pekerja atas nama Didin (46) tewas setelah hampir satu jam tertimbun tanah. Sementara warga lain, Agus dilarikan ke rumah sakit Unggul Karsa Medika karena luka berat di bagian kepala dan dada.
- Wow! Hacker Asal Perawang Riau Ini Terima Penghargaan dari NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan
- Indonesia dan Turki Sepakati Joint Action Plan 2026–2027: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif hingga Berbagi Konsep ‘Model Factory’
- Pertahankan Opini WTP, Wamenaker Minta Jajaran Kemnaker Jaga Akuntabilitas
- Indonesia-Iran Bahas Penguatan Pelatihan Vokasi, Jaminan Sosial dan Akses Kerja bagi Penyandang Disabilitas
- Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menurut warga sekitar, Amay (55), peristiwa yang terjadi pada Selasa (30/08/2022) sore itu, bermula ketika 4 orang pekerja tengah membuat sebuah galian untuk pondasi bangunan kontrakan.
Namun nahas, tebing setinggi 3 meter yang tepat berada diatas mereka, tiba-tiba ambruk. "Kemarin sore, mereka sedang kerja 4 orang, 2 orang tertimbun, 1 meninggal, 1 kritis," ujarnya.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi sempat mengguyur wilayah tersebut. Tidak berselang lama, warga setempat juga mendengar suara gemuruh yang cukup kencang. "Hujan besar tapi tidak lama, kemudian ada suara (gemuruh)," kata Amay.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, kini pihaknya tengah melakukan pendataan seraya memeriksa saksi-saksi.
"Kami melakukan pendataan terlebih dahulu, sementara pihak-pihak yang mau kami ambil keterangan belum sepenuhnya kami ambil (keterangan) karena masih fokus kepada keluarga korban dan saat ini keluarga masih berduka," ujar Kusworo.
Kini, di lokasi kejadian petugas kepolisian memasang garis polisi agar warga sekitar tidak mendekat ke lokasi karena dikhawatirkan, sisa tanah diatas tebing tersebut akan ambruk kembali.

Tulis Komentar