Bupati Inhil HM Wardan Buka Secara Resmi Pelatihan Pengolahan Sabut Kelapa
KILASRIAU.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Pelatihan Pengolahan Sabut Kelapa Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2022 di Aula Hotel Inhil Pratama, Selasa (23/08/2022) malam.
Pelatihan pengolahan sabut kelapa tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Inhil HM Wardan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Inhil H. Tantawi Jauhari.
Tujuan diselenggarakannya pelatihan pengolahan sabut kelapa ini yaitu agar panitia memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam membantu agar tahapan kegiatan pelatihan pengolahan sabut kelapa pada tahun ini dapat berjalan lancar dan terlaksana secara profesional.
- Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, ABPEDNAS dan SMSI Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa
- Akademisi Hukum Soroti Kelalaian UNRI Terkait Penyesuaian Senat Jelang Pilrek, Desak Penundaan
- Dukung Swasembada Pangan, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Lahan Jagung yang Memasuki Masa Panen
- Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi
- HPT-gate di Kuansing Jerat Menhut, "KPK Harus Periksa Raja Juli Sekalipun Sudah Kembalikan Uang Suap"
Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten H. Tantawi Jauhari mengatakan, pelatihan pengolahan sabut kelapa ini merupakan momen yang sangat penting agar kita memahami dan bisa mengambil peran dalam pengelolaan potensi kelapa di Kabupaten Inhil.
Berbagai produk dengan desain yang unik dan berkualitas dapat dibuat dari bagian-bagian pohon kelapa. Phon kelapa memiliki banyak manfaat, terutama di bidang interior, furniture, dan kerajinan interior, tambah Bupati
Lebih lanjut dikatakan Bupati, sabut kelapa merupakan salah satu komponen buah kelapa yang bila diolah dan diurai dapat menjadi produk yang dibutuhkan bagi pasar domestik dan bahkan menjadi produk bernilai ekspor tinggi.
Namun demikian, sabut kelapa seakan terbuang dan tidak dibutuhkan, padahal apabila dikelola dengan optimal, akan menjadi produk dengan nilai ekonomi yang tinggi, jelasnya
"Untuk itu, kami menginginkan dengan dikelolanya produk turunan sabut kelapa ini oleh BUM Desa maka selain dapat membantu masyarakat, memberdayakan masyarakat yang ada di Desa bahkan nantinya juga akan dapat meningkatkan APBDESA melalui kontribusi BUM Desa dalam bentuk PADes," harap Bupati HM Wardan.
Hadir juga dalam kesempatan, Kadis PMD dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, para narasumber dan para pendamping serta 45 orang peserta pelatihan yang terdiri dari anggota BUMDES Kecamatan dan Desa se Kabupaten Inhil. **

Tulis Komentar