Mahasiswa KUKERTA UNRI Mengenalkan Metode penanaman Hidroponik di Desa Pinang Sebatang

KILASRIAU.com  - Dalam bahasa Yunani “Hydro” berarti air “ponos” berarti hara. Hidroponik atau sering dikenal sebagai soilless culture merupakan metode budidaya penanaman yang menggunakan air sebagai media dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisibagi tanaman tanpa menggunakan media tanah. Sistem yang dilakukan pada hidroponik juga beragam.

Dari pemantauan yang telah dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau 2022, di Desa Pinang sebatang tidak ada metode penanaman menggunakan sistem hidroponik. Hal ini mungkin karena masih banyak lahan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Pinang Sebatang.

Namun, Tim Kukerta UNRI 2022 ingin memperkenalkan sistem hidroponik kepada masyarakat di Desa Pinang sebatang dengan tujuan memberikan edukasi perkembangan Teknologi dalam dunia Pertanian. Hal ini juga didukung dengan banyak warga yang memiliki profesi sebagai petani.

"Program kerja pembuatan Hidroponik ini juga didukung oleh Penghulu dan masyarakat sekitar. Alat hidroponik ini di tempatkan di kantor desa Pinang Sebatang dan di taman dusun Harapan Baru," kata mahasiswa Kukerta.

Pembuatan hidroponik di kantor desa di lakukan pada hari Rabu (28/07/2022) dan di Dusun Harapan baru pada hari Kamis (04/08/2022). Pembuatan hidroponik menggunakan Pipa yang berdiameter 3 inch, baja ringan, air pump, seng, net pot, rockwool, benih tanaman, nutrisi tanaman dan lain-lain.

"Tidak semua tanaman dapat ditanam dengan sistem soilless culture, tanaman yang dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik adalah sawi, paprika, tomat, melon, semangka, seledri, kangkung, dan lainnya yang pada dasarnya tidak bersifat akar tunggang. Tanaman yang di gunakan pada hidroponik di Desa Pinang Sebatang adalah sawi. Kelebihan penggunaan hidroponik adalah tidak memerlukan lahan yang luas, pertumbuhan tanaman yang lebih cepat, dan tenaga yang dibutuhkan lebih sedikit," jelasnya.

Tim KUKERTA Universitas Riau 2022 berharap dengan adanya pembuatan Hidroponik dapat memberikan edukasi dan dampak positif kepada masyarakat Pinang Sebatang terutama yang berprofesi sebagai petani. di era teknologi yang semakin canggih, semua masyarakat terutama petani di Desa Pinang Sebatang dapat bersaing






Tulis Komentar