Mahasiswa Kukerta UNRI Lakukan Pembuatan Tempat Sampah Dari Barang Bekas
KILASRIAU.com - Untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Melakukan Pembuatan Tempat Sampah dari barang-barang bekas.
Bentuk kegiatan ini adalah membuat Tempat sampah yang ditempatkan secara strategis agar mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat, serta memberikan penyuluhan akan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan Kelurahan. Pelaksanaan kegiatan pembuatan Tempat sampah ini dilaksanakan pada Posko mahasiswa kukerta terlebih dahulu.
Selanjutnya, pembagian Tempat sampah tersebut dilaksanakan pada hari Jum'at (12/08/2022) di 4 lokasi yang berbeda. Yaitu, di Kantor Kelurahan Babussalam, Dasawisma Serai Wangi, Dasawisma Posyandu, serta di Gedung Serbaguna.
- Bupati Herman Tutup Lomba Gasing Milad ke-61 Inhil, Apresiasi Upaya Pelestarian Budaya Daerah
- Bupati Inhil Buka Lomba Gasing Milad ke-61, Dorong Pelestarian Budaya Tradisional di Era Digital
- Hangatnya Kebersamaan Idul Adha, Edy Indra Kesuma Shalat dan Berkurban Bersama Masyarakat
- PWMOI Riau dan DNT Tour and Travel Sembelih 4 Ekor Sapi
- Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja
"Melalui kegiatan ini diharapkan akan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kelurahan Babussalam akan dampak negatif dan bahayanya dari sampah terhadap kesehatan, Meningkatkan rasa kepedulian lingkungan dan kesehatan terhadap perilaku pembuangan sampah, serta Mengoptimalkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan," kata mahasiswa kukerta UNRI.
Sementara itu salah seorang pengurus Kelurahan yaitu Ali Rahmad selaku Sekretaris Kelurahan , dalam sambutannya mengatakan bahwa beliau mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KUKERTA UNRI yang telah mengadakan pembuatan Tempat sampah ini.
"Terimakasih atas pelaksanaan kegiatan ini, semoga ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kelurahan Babussalam," ucapnya.
Lebih lanjut Ali mengatakan, Kebiasaan membuang sampah di pekarangan dan dibiarkan berserakan perlu diubah, hal ini tentu perlu tindakan pemantauan berkelanjutan. Pihak Kelurahan Babussalam perlu secara berkelanjutan untuk memberikan himbauan agar masyarakat merubah kebiasaan membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga lingkungan Kelurahan tetap bersih dari sampah.
"Masyarakat dan Pihak Kelurahan perlu bersinergi untuk menerapkan kebiasaan menjaga lingkungan sejak dini" ujarnya.

Tulis Komentar