Mobil Hias Jakarnaval Habis Terbakar Di Jakarta International E-Prix Circuit Ancol
Kilasriau.com - Satu mobil hias terbakar di akhir gelaran parade mobil hias, marching band dan tarian Jakarnaval di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta, Minggu (14/8).
Mobil hias yang terbakar itu adalah mobil hias terakhir dalam rangkaian karnaval yang menampilkan kisah Ramayana dalam parade bertajuk "The Inferno Heart".
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
- Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
- Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN
Berdasarkan laporan Antara, mobil hias tersebut terbakar sekitar pukul 18.30 WIB, tak lama setelah pertunjukan di depan tribun penonton utama, sekitar 50 meter setelah tribun utama.
Api membesar dan membakar sebagian besar dekorasi di mobil hias tersebut. Lima menit kemudian api dapat dipadamkan setelah panitia dibantu petugas pemadam kebakaran datang dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 18.35 WIB.
Sebagian besar penonton sudah meninggalkan area tribun saat kebakaran tersebut terjadi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui selepas acara mengatakan, kebakaran tersebut bukan merupakan kejadian besar dan tidak menyebabkan kerusakan yang berat.
"Iya tadi ada kebakaran tapi kecil dan sudah bisa ditangani dengan baik, tidak apa-apa," kata Riza.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata menyebutkan, kebakaran tersebut terjadi akibat percikan kembang api yang digunakan sebagai efek dalam parade.
"Ini bentuk kreativitas dari anak-anak kita dalam karya di mobil hias tersebut, ada semacam gimik percikan api, kemungkinan itu yang mengakibatkan hal itu terjadi," katanya.
Namun, dengan kecekatan dari petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan (Gulkarmat) atau Pemadam Kebakaran DKI Jakarta dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta panitia bisa menanggulangi kejadian itu sehingga tidak timbul korban jiwa.
"Alhamdulillah semua pihak, yakni Gulkarmat dan BPBD langsung bertindak dan langsung terkendali. Dan tidak ada korban," katanya.

Tulis Komentar