Indonesia Kalah dengan Kepala Tegak
KILASRIAU.com - Indonesia memang kalah dari Jepang dan gagal ke Piala Dunia U-20 2019. Tapi secara kelas timnas U-19 dinilai tak kalah kelas dari Jepang.
Indonesia harus mengubur mimpi untuk ke Piala Dunia U-20 setelah kalah 0-2 dari Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (28/10/2018) malam WIB, pada laga perempatfinal Piala Asia U-19. 'Garuda Muda' kebobolan dua gol, yakni oleh Shunki Higashi dan Taisei Miyashiro.
Jika melihat dari statistik permainan versi AFC, Indonesia mampu menguasai permainan sebesar 48 persen. Garuda Muda juga tercatat punya tiga tembakan ke gawang dari 13 percobaan.
- Rapat Internal Pengurus KONI Inhil Bahas Persiapan PORPROV XI Tahun 2027
- Lomba Lari Fun Night 100 Meter 2026, Polres Indragiri Hilir Ajak Generasi Muda Jauhi Balap Liar
- Polda Riau Gelar Lomba Lari, Cegah Balap Liar Saat Ramadhan
- Bupati Inhil Tutup Azka Cup 1, Dorong Lahirnya Bibit Pesepakbola Daerah
- Tobuan Tanah Menggigit Lagi, Kampar Junior Berjaya di Piala KONI Riau 2026
Di sisi lain, Jepang berhasil menguasai permainan sebesar 52 persen. Ada lima tembakan ke gawang yang dibuat Jepang dari 17 percobaan.
Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menekankan bahwa anak-anak asuhnya tak kalah kelas dari Jepang yang merupakan juara bertahan. Setelah memberikan perlawanan selama 90 menit, Indonesia bisa pulang dengan kepala tegak.
"Ini suasana berbeda dibanding 2014. Jauh berbeda. Kita sedih, itu pasti. Tapi ada keyakinan diri, level sepakbola kita tidak di bawah Jepang," kata Indra dalam konferensi pers usai laga.
"Pengamat dan lainnya wajar mengatakan kami kalah, bagi saya no. Sepakbola Indonesia tidak di bawah Jepang.
"Para pemain (kalah) dengan kepala tegak. Perlu konsistensi dan komitmen. Makin lama tim ini siap menjadi pemain senior dan siap pakai," tegasnya.

Tulis Komentar