Mahasiswa Ini Mengakhiri Hidupnya Dengan Meminum Obat keras, Diduga Karena Tidak Puas Dengan Hasil Nilainya Yang Jelek
Kilasriau.com - Seorang mahasiswa berinisial A (23) memilih mengakhiri hidupnya dengan dugaan overdosis akibat meminum obat keras di kediamannya kawasan Jalan Pepabri Raya, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang.
Kapolsek Pinang, Iptu Tapril mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu (6/8/2022) sekira pukul 04.30 WIB.
Tapril menuturkan awal mula insiden tersebut terungkap dari sang nenek, yang menemukan cucunya tergeletak akibat dugaan overdosis usai meminum obat-obatan.
- Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
- Personel Kodim 0314/Inhil Turut Bantu Padamkan Sijago Merah
- MBG Dapur 1 Capai 2.350 Penerima Manfaat, Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
"Jadi pada saat saksi mau mematikan lampu di Lantai 2 dia melihat korban ini sudah tergeletak di Lantai 2 dekat jemuran. Di dekat tubuh korban ini memang ada muntahan dan obat gitu. Dugaan overdosis akibat minum obat lah, overdosis," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangerang, Sabtu (6/8/2022).
Tipral menuturkan mahasiswa tersebut hanya tinggal berdua bersama sang nenek di rumahnya.
Polisi menduga aksi mahasiswa yang mengakhiri hidupnya itu ditengarai depresi akibat nilai kuliah yang didapatinya tak memuaskan.
"Depresi ya kerena dia itu di kuliahannya nilainya jelek, sementara dia hidup dengan neneknya dan dibiayai oleh omnya," ungkapnya.
Adapun saat ini jasad dari mahasiswa itu tengah di bawa pihak kepolisian ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Ditemukan jam setengah 5 pagi lah, sudah dibawa ke RSUD kabupaten tangerang, mau dikremasi nanti," pungkasnya.


Tulis Komentar