Mahasiswa Ini Mengakhiri Hidupnya Dengan Meminum Obat keras, Diduga Karena Tidak Puas Dengan Hasil Nilainya Yang Jelek
Kilasriau.com - Seorang mahasiswa berinisial A (23) memilih mengakhiri hidupnya dengan dugaan overdosis akibat meminum obat keras di kediamannya kawasan Jalan Pepabri Raya, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang.
Kapolsek Pinang, Iptu Tapril mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu (6/8/2022) sekira pukul 04.30 WIB.
Tapril menuturkan awal mula insiden tersebut terungkap dari sang nenek, yang menemukan cucunya tergeletak akibat dugaan overdosis usai meminum obat-obatan.
- Kemnaker Buka Layanan Mitra MagangHub bagi Perusahaan di Jabodetabek
- Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Pulau Kijang, Camat, Kapolsek dan Danramil serta Warga Turun Padamkan Api
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
"Jadi pada saat saksi mau mematikan lampu di Lantai 2 dia melihat korban ini sudah tergeletak di Lantai 2 dekat jemuran. Di dekat tubuh korban ini memang ada muntahan dan obat gitu. Dugaan overdosis akibat minum obat lah, overdosis," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangerang, Sabtu (6/8/2022).
Tipral menuturkan mahasiswa tersebut hanya tinggal berdua bersama sang nenek di rumahnya.
Polisi menduga aksi mahasiswa yang mengakhiri hidupnya itu ditengarai depresi akibat nilai kuliah yang didapatinya tak memuaskan.
"Depresi ya kerena dia itu di kuliahannya nilainya jelek, sementara dia hidup dengan neneknya dan dibiayai oleh omnya," ungkapnya.
Adapun saat ini jasad dari mahasiswa itu tengah di bawa pihak kepolisian ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Ditemukan jam setengah 5 pagi lah, sudah dibawa ke RSUD kabupaten tangerang, mau dikremasi nanti," pungkasnya.

Tulis Komentar