Curiga Karena Tidak Ada Balasan WhatsApp, Seorang Mahasiswi Ditemukan Tidak Bernyawa Didalam Kamar Kosnya
Kilasriau.com - Seorang mahasiswi ditemukan meninggal dunia di salah satu tempat kos yang berada di Jalan Bunga Pinang Merah Kavling 17, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (28/7/2022) malam.
Wanita tersebut diketahui berinisial FAL (20), warga Kelurahan Sumbersari, Kota Malang.
- Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri
- Pelabuhan Lhokseumawe, Kini Memegang Peranan Strategis Sebagai Hub Energi Nasional
- Prestasi Gemilang, Puteri Keritang Tembus Paskibraka Nasional
- Paripurna Milad Inhil Ke- 61, Bupati Herman Gelorakan Semangat Memajukan Inhil hingga Lintas Generasi
- DPRD Inhil Gelar Paripurna Istimewa Milad ke-61, Iwan Taruna: "Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah"
Pemilik kos, Wijayanto mengatakan, jenazah ditemukan sekitar Maghrib di dalam kamar kosnya.
Sebelumnya, salah satu teman korban curiga karena tidak ada balasan pesan WhatsApp saat menghubungi korban.
Kemudian teman korban mendatangi kos tersebut dan meminta tolong kepada salah satu penghuni kos untuk melihat kondisi korban.
"Terus teman kamarnya yang di samping dimintai tolong, coba lihat di kamarnya. Posisi pintu kamar korban tidak dikunci, kemudian kok kondisinya seperti itu, akhirnya minta tolong ke penjaga. Terus istri saya telepon bapaknya (korban), pak RT terus pak RT telepon RJT, dan RJT beritahu polisi," kata Wijayanto saat ditemui, Kamis (28/7/2022) malam.
Dia menjelaskan, korban merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang dan sedang dalam proses menuju sidang skripsi.
Keluarga korban juga mendatangi lokasi kejadian setelah mengetahui informasi tersebut.
Berdasarkan penuturan salah satu teman kosnya, pada Rabu (27/7/2022) atau satu hari sebelum ditemukan meninggal, korban masih terlihat dalam kondisi yang baik.
"Kata teman-temannya, kemarin malam sempat berinteraksi sapa-sapaan dengan penghuni kamar kos di samping," katanya.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto membenarkan adanya kejadian tersebut.
Belum diketahui apa penyebab korban meninggal dunia.
"Karena keluarga tidak menghendaki adanya otopsi, sehingga dimintakan surat keterangan dari keluarga bahwa keluarga menolak jenazah untuk diotopsi," kata Kompol Suyoto saat dihubungi melalui pesan singkat pada Jumat (29/7/2022).

Tulis Komentar