SMKN 1 Dumai dan BBPPMPV Bispar Sambangi SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru
KILASRIAU.com - SMKN 1 Kota Dumai bersama Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata (Bispar) menyambangi SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru, Kamis (16/6/2022).
Kedatangan rombongan SMKN 1 Kota Dumai serta dua narasumber BBPPMPB Bispar yang dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Kota Dumai, Drs Diandini didampingi Pimpinan BBPPMPV Bispar, M Tasyar itu disambut langsung oleh Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru, Paiman Sanen SAg MPd.
"Kunjungan ini dalam rangka mempererat silahturrahmi antar SMK dan merupakan kunjungan balasan. Dimana sebelumnya SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru telah berkunjung ke SMKN 1 Kota Dumai," ujar Kepala SMKN 1 Kota Dumai, Drs Diandini.
- Bupati Herman Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Kemajuan Bangsa
- Bunda PAUD Inhil Sambut Kepala BGTK Riau, Perkuat Sinergi Peningkatan Mutu Pendidikan
- Hadiri Tabligh Akbar Hari Santri, Bupati Ajak Jaga Semangat Perjuangan Membangun Negeri
- Polsek Kemuning Gelar Program Polisi Peduli Pendidikan, Edukasi Siswa tentang Tertib Berlalu Lintas hingga Bahaya Narkoba
- DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030
Pimpinan BBPPMPV Bispar, M Tasyar menjelaskan, kedatangan pihaknya ke SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru dalam rangka menguatkan pendidikan vokasi sesuai dengan bidang atau program studi yang ada di SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru.
"Apalagi SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru merupakan SMK Pusat Keunggulan (PK) yang telah ditetapkan oleh Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek RI. Sehingga, pertemuan ini dapat membahas berbagai cara rangka meningkatkan profesionalisme guru dalam kegiatan belajar mengajar hingga meningkatkan pengembangan kurikulum dan mutu pembelajaran," terang Tasyar.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Pekanbaru, Paiman Sanen SAg MPd menyambut baik kedatangan SMKN 1 Kota Dumai dan BBPPMPV Bispar. Selain karena bisa saling sharing program sekolah, kunjungan ini juga sekaligus bisa mempererat hubungan dengan antar sesama SMK.
"Kendati terdpaat beberapa jurusan yang tidak sama antara kedua sekolah, perbedaan kultur dalam manajemen sekolah serta sosial budaya di lingkungan sekolah, akan tetapi hal ini bukan menjadi sebuah persoalan. Harapannya, masing–masing sekolah dapat saling belajar sehingga ke depannya bisa menjadi sekolah percontohan di daerah masing-masing," tukas Paiman.(yan)

Tulis Komentar