Warga Keluhkan Banyak Tumpukan Limbah Belting di Desa perawang Barat
KILASRIAU.com - Warga sekitar keluhkan sejumlah tumpukan limbah karet belting dibekas lapangan bola kilo meter 8 Perawang Desa Perawang Barat, jum'at (03/07/2022)
Terkait keluhan warga, Muluk Kepala Rt.002/Rk.002 Dusun Pulai Indah Perawang Barat mengaku tidak tau akan barang dan keberadaan barang tersebut.
"Barang apa, kok saya tidak tahu, seharusnya barang seperti itu diletakkan dalam gudang bukannya ditempat terbuka," ungkap Muluk kepada awak media.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
Terkait limbah karet belting tersebut belum dapat informasi asal usul barangnya berasal dari mana, awak media juga mencoba konfirmasi kepihak Dasa Perawang Barat.
"Nanti kita periksa dulu, apakah barang tersebut milik pemilik lahan atau yang lain," ujar Faisal Shi. Penghulu Perawang Barat saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp .

Tulis Komentar