Peringati May Day 2022, BPJAMSOSTEK Kuansing Bagikan Bantuan Sembako
Kilasriau.com, KUANSING - Peringati May day atau Hari Buruh Internasional BPJAMSOSTEK Kuansing bagikan 80 paket sembako kepada pekerja rentan dan beberapa serikat pekerja/buruh Kuansing di Kantor BPJAMSOSTEK Kuansing, Selasa (24/5).
Pembagian 80 Paket Sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJAMSOSTEK Kuansing, Diyan Handiyana kepada Seluruh PUK SP Niba , SPSI, KSPSI –SPTI dan Buruh Angkut/Bongkar Muat pekerja rentan di sekitar lingkungan kantor BPJAMSOSTEK Kuansing.
Kepala BPJAMSOSTEK Kuansing Diyan Handiyana dalam keterangannya menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati sekaligus dukungan BPJAMSOSTEK kepada pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 dimana salah satunya pekerja bukan penerima upah.
- Iuran JKK-JKM Diskon 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Ojol dan Kurir Segera Daftar
- Sinergi BAZNAZ, Kemenag dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Dai di Daerah Terpencil
- Perkuat Budaya K3, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Seminar K3
- Peserta KKN 2025/2026 Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
- Tiga Ahli Waris Pekerja Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota
“Sesuai tema yang diusung, peringatan May Day ini juga kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan kami agar lebih lengkap, lebih mudah, dan lebih cepat bagi pekerja, serta wujud pengembangan kapasitas manusia untuk pertumbuhan produktivitas yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selanjutnya Ketua dari masing-masing PUK Serikat Pekerja/Buruh mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan sembako yang diberikan.
Di tempat terpisah, Rulli Jaya Santika selaku Kepala Cabang Induk BPJS Ketenagakerjaan Rengat menyampaikan apresiasi kepada seluruh PUK Serikat Pekerja/Buruh yang telah terdaftar di Kuantan Singingi dimana sekalipun bukan karyawan perusahaan (bukan penerima upah) namun dengan kesadaran akan risiko buruh di pekerjaan yang kebanyakan bongkar muat/ angkut barang tetap ikut mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.(Rls)


Tulis Komentar