Ketua DPRD Inhil Terus Lakukan Pengawalan Persediaan Minyak Goreng di Pasar
KILASRIAU.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr H Ferryandi, terus melakukan pengawalan terhadap minyak goreng di pasar kota Tembilahan.
Hal tersebut terlihat saat Ketua DPRD Inhil kembali turun ke mengunjungi toko agen minyak goreng di Jalan Sudirman Tembilahan, Rabu (16/2/22) pagi.
- Bupati Herman Pimpin Evaluasi Kabupaten Kota Sehat 2026, Targetkan Inhil Raih Predikat KKS
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
- Kapolres Inhu Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas, Ini Penggantinya
- Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 Berlangsung Khidmat, Kapolres Inhu Jadi Irup
- Polres Inhil Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Nilai Perjuangan
Dr H Ferryandi mengatakan pagi hari ini dirinya memang sengaja subuh-subuh datang ke toko berkat, untuk memastikan minyak goreng yang dijanjikan akan datang pada hari ini.
"Kemarin kita datang ke sini bertemu mas Suyetno. Mas Suyetno kemarin sudah janji bahwa hari ini jam 04:30 wib masyarakat sudah dapat membeli minyak makan atau minyak curah, memang terbukti pada hari ini minyak sudah ada. Artinya masyarakat khususnya di kota Tembilahan kabupaten Inhil sudah bisa membeli minyak," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini ketersediaan minyak dapat membantu masyarakat yang beberapa hari ini minyak goreng terputus, dan ini bukan hanya di Tembilahan tapi juga kasusnya juga sama di kecamatan-kecamatan yang menjadi kelangkaan.
"Mudah-mudahan untuk suplayer yang lain juga mendapatkan kuota, dan juga mudah-mudahan hal seperti ini kedepannya kita dapat memenuhi kebutuhan pokok, karena terlihat meskipun hujan masyarakat tetap ramai pembeli karena memang beberapa hari ini kosong," katanya.
Sementara itu, Suyetno dari toko berkat berpesan kepada masyarakat untuk tidak panik dengan kelangkaan minyak goreng, karena saat ini pihaknya sudah mendapatkan kuota minyak goreng sebanyak 7 ton.
"Alhamdulilah, masyarakat jangan merasa panik, jangan ada pemikiran untuk memborong, kita bagi pemberataan, In Sya Allah kedepannya pun kita sediakanlah untuk kebutuhan masyarakat, hari ini masuk 7 ton, dan ada yang berangkat lagi 2 hari kedepannya akan masuk 7 ton lagi," pungkasnya.

Tulis Komentar