Kesiapan Sekolah Akan Di Cek Dulu, Sebelum PTM Diberlakukan

TELUK KUANTAN, KilasRiau.com - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, akan dilakukan pengecekan langsung terlebih dahulu terhadap sekolah-sekolah yang akan melakukan proses belajar-mengajar tatap muka.

Demikian hal itu disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kuansing, Dr. Agus Mandar, S.Sos.,M.Si kepada awak media di Teluk Kuantan, Ahad (15/08/2021) sebagai klarifikasi pemberitaan sebelumnya. Dimana mulai pekan depan, Kabupaten Kuansing sudah mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh tingkatan sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP sederajat.

"Sebelum pembelajaran tatap muka di mulai di seluruh satuan pendidikan untuk semua tingkatan sekolah, harus dilakukan terlebih dahulu pengecekan langsung terkait kesiapan masing masing sekolahnya," jelas Agus Mandar.

Agus Mandar yang juga merupakan Pj Sekda Kuantan Singingi, dalam hal ini mengatakan, guna untuk memastikan apakah pihak sekolah benar-benar sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan di masing-masing sekolah tersebut.

"Sebelum melakukan pembelajaran tatap muka, setiap sekolah harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang sudah diatur dalam peraturan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19," begitu kata Agus Mandar menerangkan.

"Semua ketentuan yang ada dalam Surat Edaran Bupati Kuantan Singingi, dan SK 4 Menteri tersebut harus terpenuhi. Jika sekolah tersebut tidak memenuhi syarat, belum bisa untuk dilakukan pembelajaran tatap muka di sekolah," kata Agus Mandar menegaskan.

Agus mandar juga mengatakan bahwa khusus untuk besok pagi, Senin (16/08/2021), "belum ada sekolah yang boleh melakukan pembelajaran tatap muka dengan siswa di sekolah-sekolah, untuk semua tingkatan pendidikan.

Namun, semua guru diminta untuk hadir besok pagi ke sekolah guna mempersiapkan segala sesuatu kelengkapan terkait persiapan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid 19," tegas Agus Mandar.

"Hal ini akan ditinjau dan di cek langsung ke masing-masing sekolah nantinya, apakah sekolah tersebut sudah betul-betul siap dengan persiapan sesuai aturan Prokes Covid 19 tersebut, contohnya harus memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, menjaga jarak, tidak berkerumunan, serta 50% (lima puluh persen) peserta didik yang dibolehkan dalam satu mata pelajaran," kata Agus Mandar mempertegas.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuantan Singingi juga akan menunggu hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Dinas Pendidikan kabupaten/kota lainnya, yang sama-sama menjalani PPKM Level 3 di Provinsi Riau, terang Agus Mandar.

"Intinya belum ada yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah, sebelum dilakukan pengecekan langsung kesiapan sekolah-sekolah tersebut," begitu kata Agus Mandar.

Agus Mandar, juga minta kepada seluruh sekolah agar membentuk Satgas Penanganan Covid-19 yang bertugas untuk penanganan internal masing-masing sekolah.

"Pengecekan persiapan teknis ini dilakukan untuk menjaga kesehatan anak-anak kita sebagai peserta didik dan para guru sebagai Tenaga Pendidik dan Kependidikan agar jangan sampai terjadi klaster sekolah," demikian kata Agus Mandar menuturkan.**






Tulis Komentar