Jenis Kopra yang Diproduksi Petani Kelapa di Kabupaten Inhil
Kilasriau.com, INDRAGIRI HILIR - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang berjuluk 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' ini kaya akan sumber daya alamnya, salah satunya adalah perkebunan kelapa.
Berdasarkan data melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil, kabupaten yang juga dikenal dengan julukan 'Negeri Seribu Parit' ini memiliki luas perkebunan kelapa mencapai 400.740,84 hektar, yang sebagian besar perkebunan kelapa tersebut dimiliki oleh masyarakat.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, mengenai hasil panen perkebunan Kelapa milik masyarakat di Inhil, sebagian petani kelapa di Inhil biasanya langsung menjual hasil perkebunannya dalam bentuk kelapa bulat alias kelapa yang telah dipisahkan dari serabutnya.
- Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
- Musrenbang Desa Wonosari Tahun Anggaran 2027 Digelar, Libatkan Unsur Pemerintahan dan Masyarakat
- Warga Dusun Terpencil Sialang Panjang Sambut Gembira Rencana Pembangunan Listrik PLN
- Diduga Kuat Surat Kuasa HB Tidak Diikutsertakan dalam Penerbitan Surat Tanah Baru
- Surat Kuasa HB ke MA Beredar di WA, Muat Puluhan Nomor Registrasi Surat Tanah
Namun, sebagian juga ada yang mengolah hasil panen perkebunannya dengan dijadikan kopra terlebih dahulu, setalah itu baru dilakukan penjualan.
Selain itu, dalam pengolahan kopra di Kabupaten Inhil, terdapat dua cara yang sering dilakukan oleh masyarakat di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.
Pertama, mulai dari pengeringan yang menggunakan cara tradisional, yaitu dengan pembakaran langsung sehingga menghasilkan kopra asap berwarna coklat pekat.
Selain itu, ada juga pengolahan kopra dengan cara penjemuran melalui tenda UV dengan memanfaatkan sinar matahari sehingga menghasilkan kopra yang sering disebut kopra putih.
Dalam jenisnya, kopra yang dikeringkan melalui pengasapan hanya menghasilkan satu jenis kopra yaitu hanya kopra hitam.
Sedangkan dalam pengolahan kopra dengan cara penjemuran menggunakan sinar matahari menghasilkan 3 jenis kopra sekaligus.
Diantaranya adalah kopra putih edible, kopra putih reguler, dan kopra putih asalan.
Yang mana, masing-masing dari jenis kopra putih tersebut memiliki harga yang bervariasi.
Untuk kopra putih edible adalah kopra yang memiliki harga tertinggi, setalah itu disusul dengan kopra putih reguler dan selanjutnya kopra putih asalan.
"Kopra putih edible adalah kopra termahal dari semua jenis kopra yang ada," tutur Yan salah satu petani yang mengolah kopra putih di Tembilahan, Rabu (14/7/2021).
(Adv/Arbain)

Tulis Komentar