Disdagtrin Inhil Belum Menerima Kabar Kenaikan Harga Kelapa
KILASRIAU.com - Dikabarkan harga kelapa mengalami kenaikan, setelah KILASRIAU.com mencoba mengkonfirmasi kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) melalui Kabid Perdagangan, Arispudin mengatakan bahwa belum ada menerima kabar terang kenaikan harga kelapa tersebut.
"Saat ini kita belum menerima informasi apakah benar hal tersebut. Kalau benar kan Alhamdulillah tentunya ini berita baik untuk petani khususnya Kabupaten Inhil," sebutnya.
Lebih lanjut , Arispuddin menuturkan bahwa Disdagtrin hanya menerima surat dari PT Sambu harga kelapa mulai tanggal 18 Oktober 2020, harga kopra cungkil dengan kadar air 50-55% berkisar Rp. 3.950- 4. 050/ kg, sedangkan kopra salai Rp. 4.500 - 7. 600 kg dan ini tergantung kadar air, semakin kering semakin bagus harganya. Untuk kelapa bulat rijeknya atau yang sudah di apkir sekitar Rp.1.200 kg.
- Saksikan Pengukuhan Dewan Korpri Inhil, Bupati Tekankan Profesionalitas dan Integritas
- Pererat Silaturahmi, Kapolres Inhil Bersama KKSS, IPSS dan IWO Riau Sepakat Jaga Kamtibmas
- Ketua TP-PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman Gencarkan Kampanye B2SA Goes To School di SMAN 1 Tempuling
- Hj. Katerina Susanti Herman Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
- 80 Tahun Bea Cukai, Teguh Melindungi dan Tumbuh Menguatkan Negeri
"Inilah data yang kami terima dari PT Sambu. Namun kita juga belum mengetahui apakah ini sudah terealisasi ke petani atau data ini merupakan harga jual PT untuk keluar," jelasnya.
Namun, Arispuddin menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga di lapangan. "Kita dari pemerintah akan terus memantau perkembangan harga kelapa ini, khususnya Disdagtri akan melakukan survei, karena sejauh ini kan belum ada kita lihat atau menjumpai petani yang bertransaksi langsung," tutupnya.

Tulis Komentar