Paparnas Dijadwalkan Maret 2020, Prabowo Ajak Masyarakat Inhil Daftar Jadi Atlet
KILASRIAU.com - Pekan Paralimpik Nasional (Paparnas) yang telah dijadwalkan di Papua pada bulan Maret tahun 2021 tinggal menghitung bulan.
Untuk menghadapi momentum tersebut, Ketua (National Paralympic Committee of Indonesia) NPCI Inhil, Selamat Prabowo saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Jalan Lingkar 2 Tembilahan mengatakan pihaknya sudah mulai merekrut atlet yang masih kosong untuk mengisi cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
"Kita mulai merekrut dari sekarang atlet-atlet yang akan dikirim untuk mengikuti pertandingan Paparnas di Papua. Sesuai dengan jadwal yang diagendakan pada bulan Maret tahun 2021, dan semoga pandemi Covid-19 juga sudah berakhir," jelas Selamat Prabowo, Kamis (15/10/2020).
- Wamenaker: Kompetensi Teknisi Ponsel Harus Jawab Kebutuhan Industri
- Dandim Cup VIII Diikuti 40 Tim, Pemkab Inhil Dorong Pembinaan Atlet Muda
- Azka X RCBN Cup 2 Resmi Berakhir, Bupati Herman Tekankan Pentingnya Pembinaan Sepak Bola
- PERPANI Inhil Raih 3 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu Pada Kejurprov Viii Panahan Riau 2026
- Karya Mekar Cup I 2026 Resmi Dibuka, 21 Tim Siap Perebutkan Piala Bergilir
Adapun cabang olahraga yang akan diikuti dari NPCI Inhil yakni Atletik, Bulu tangkis, Tenis meja, Panahan, Renang, Catur, Yudo, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Balap Kursi Roda.
Mengenai proses pendaftaran, katanya, dipersilahkan datang ke kantor NPCI Inhil jalan Lingkar 2 Tembilahan lebih tepatnya di stadion Sungai Beringin Tembilahan atau dapat menghubungi 081365634796.
"Jika ada saudaraa kita Disabilitas namun memiliki bakat di bidang olahraga seperti Atletik, Bulu tangkis, Tenis meja, Panahan, Renang, Catur, Yudo, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Balap Kursi Roda silahkan didaftarkan ke kami. Semoga saudara kita tersebut bisa mengembangkan bakatnya sehingga bisa menjadi atlet nasional dan bisa berkarier di bidang olahraga," ujarnya.
Prabowo berharap, dengan adanya momentum Paparnas, masyarakat Inhil bisa mengikuti ajang ini agar bisa mengukir prestasi dan bisa lebih di kenal di kancah nasional serta menjadikan kaum disabilitas hidup mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Kita merintis dari tahun 2010 dan sudah ada banyak penghargaan untuk atlet di Inhil namun kali ini kita kejar nasional agar kita bisa lebih dikenal kedepannya," imbuhnya.

Tulis Komentar