Hasil Rapidtes Covid-19, Camat Pulau Burung Inhil Benarkan Dua Warganya Reaktif Corona
KILASRIAU.com - Ketua Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, M. Yusup, S, Sos., MM benarkan ada dua warga Desa Pulau Burung berstatus reaktif corona berdasarkan hasil Rapid Tes.
M. Yusup,S, Sos,MM yang juga camat Pulau Burung ini mengatakan dua warganya tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang memiliki riwayat perjalanan keluar dari Kabupaten Indragiri Hilir.
"Kita mengirimkan sampel sebanyak 3 orang, 2 dari 3 sampel versi Rapid Tes tersebut hasilnya Raktif. Pasien reaktif satu yakni D (31) perempuan riwayat perjalanan dari Kampar- Pekanbaru- (via travel) Tembilahan - Pulau Burung (via bot) pada Kamis 23 Maret 2020 dan pasien reaktif dua D (27) laki-laki riwayat bepergian dari Tanjung Batu akhir Maret 2020," tukasnya, Jum'at (1/5/2020).
- Kabar Duka dari Garis Depan: Anggota TRC BPBD Inhil Jamari Terkena Serangan Jantung, Mohon Doa Seluruh Warga Inhil
- Cek Kesehatan Personel Pos Pelayanan Pelabuhan, Pastikan Kesiapan Ops Ketupat 2026
- Polsek Tempuling Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Pos Pelayanan Lebaran 2026 untuk Pemudik
- Dinkes Inhil Bantah Uang Terima Kasih Rp1,2 Juta di Puskesmas Iliran
- Pengangkutan Limbah Medis RSUD Raja Musa Rampung, dr Ronny Lesmana: Ini Bagian dari Tanggung Jawab Rumah Sakit Untuk Melindungi Masyarakat
Menindaklanjuti hal ini, Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Pulau Burung akan melakukan tracking serta pencarian Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selanjutnya akan dilakukan karantina terhadap orang yang pernah diajak kontak terhadap pasien yang reaktif tersebut.
"Tindakan selanjutnya kita akan melakukan tracking dan tracing serta pencarian OTG yang selanjutnya akan dilakukan karantina," jelasnya.
Berkenaan dengan adanya warga yang reaktif corona, M. Yusup,S, Sos,MM meminta agar informasi yang diberikan kepada masyarakat tentang reaktif hasil Rapid Tes tidak menjadi diagnosis pasti covid 19 karena masih ada pemeriksaan swab yang menjadi hasil penentu tentang positif atau negatifnya seseorang terhadap corona.
"Mohon rekan-rekan disini untuk menjadi agen pemberi informasi yang baik untuk masyarakat. Bahwa Rapid tes reaktif tidak menjadi diagnosis pasti covid 19. Perlu konfirmasi melalui pemeriksaan swab atau rapid PCR," imbuhnya.
Sementara untuk dua pasien yang reaktif ini sudah dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa Sungai Guntung untuk dilakukan perawatan dan isolasi mandiri.

Tulis Komentar