Selama Jalani Isolasi, Makanan dan Sumbangan Silih Berganti Diberikan Warga Kota Baru Reteh
KILASRIAU.com - Warga Kelurahan Kota Baru Reteh kecamatan Keritang diduga pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Corona (Covid - 19) sewaktu berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.
Kontak langsung yang dilakukan adalah yang bersangkutan pernah membantu petugas untuk memindahkan pasien positif Corona dari tempat tidur guna untuk dipindahkan ke ruangan lain, maka dari itu warga kota baru ini diminta untuk melakukan Rapid Tes.
Beberapa hari yang lalu petugas dari Tim Gugus Covid 19 Inhil turun ke kelurahan Kota Baru Reteh guna untuk melakukan Rapid Tes terhadap warga yang dimaksud agar bisa diketahui statusnya.
- PW-MOI Inhil Minta Tengkulak Sawit Patuhi Harga Acuan Pemprov Riau, Fitra: Jangan Sesukanya Menentukan Harga ke Petani
- Wakapolda Riau Kunjungi Inhil, Wabup Yuliantini Tekankan Kolaborasi dan Penghijauan
- Hadiri HUT ke-108 Azerbaijan, Menaker Tekankan Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan
- Ketua Dekranasda Inhil Harap Duta Remaja Ikut Kembangkan Potensi Daerah dan Bantu Persoalan Masyarakat
- Bea Cukai, Polres Sabang, dan BNNK Bersama Perkuat Pengawasan Barang Penumpang di Pelabuhan Balohan Sabang
Setelah dilakukan Rapid Tes, warga Kota Baru Reteh ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
Lurah Kota Baru Reteh, Hayunas saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan warganya yang menjalani isolasi mandiri ini tidak memiliki ciri-ciri yang mengindikasikan Covid 19 dan selama menjalani isolasi mandiri, yang bersangkutan betul-betul berada di dalam rumah.
"Alhamdulillah dia tidak ada batuk, tidak ada flu atau demam dan lainnya, namun demikian kita tetap minta beliau untuk berada di dalam rumah selama menjalani isolasi, dan dia menjalani karantina ini sesuai dengan arahan," tukasnya.
Hayunas menambahkan selama proses isolasi ini berjalan, warga kelurahan Kota Baru Reteh berinisiatif mengumpulkan donasi buat dibelikan sembako terhadap warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) ini, agar beliau tidak kekurangan makanan dan bisa fokus di dalam rumah.
"Warga kompak dan silih berganti memberikan bantuan ke rumah beliau, ada yang berdonasi dalam bentuk sembako, dan juga sebagian uang. Intinya beliau tetap berkecukupan makanan sehingga tetap fokus selama menjalani isolasi," tukasnya.
Melihat perkembangan warganya yang diisolasi ini terus membaik, Lurah Kota Baru Reteh Hayunas menjadi optimis dan merasa lega karena yang dikhawatirkan selama ini sudah pulih kembali.
"Sangat bersyukur melihat perkembangannya terus membaik walaupun kami belum tau hasil Rapid Tesnya, tapi kami tetap berharap bisa mengetahui hasil Rapid Tesnya agar tidak ada tanda tanya buat warga kelurahan Kota Baru Reteh," pintanya.
Sementara itu, juru bicara Tim Gugus Covid 19 Inhil, Trio Beni Putra saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan hasil Rapid Tes warga kelurahan Kota Baru Reteh sudah keluar dan hasilnya negatif.
"Sudah keluar hasil Rapid Tesnya Alhamdulillah yang bersangkutan dinyatakan Negatif Covid 19," imbuhnya.

Tulis Komentar