Truk Fuso Vs L300 di Lintas Timur, Mata Supir Pecah
KILASRIAU.com - Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 110 tepatnya, di Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 11.15 WIB.
Dua mobil beda tonase dan tak berimbang terlibat 'adu kambing' ini. Kedua mobil yakni mobil truk Fuso Hino Head Tractor H 1759 dengan mobil L300 Pick Up BM 9320 TV.
Akibat peristiwa naas ini, sopir mobil L300 BM 9320 TV yang ditunggani Dedi Sutrisno merupakan warga desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan tewas setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Medical Sorek.
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla
- Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
Sebelum mendapat pertolongan, tubuh Dedi Sutrisno sempat terjepit dengan kondisi memprihatinkan. Akibat hantaman keras, korban mengalami wajah kanan robek, mata kanan pecah, kedua kaki korban patah sedangkan bagian telinga mengalir dara segar.
Sementara, sopir Truk Fuso Hino yang dikemudikan Junaidi Pasaribu (32) warga Huta IV Simalungun Sumatera Utara, hanya alami luka-luka ringan.
Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, S.Ik melalui Paur Humas Ipda Leonardo Sitanggang, menuturkan laga kambing ini, bermula ketika mobil Fuso Hino bergerak dari Pangkalan Kerinci mengarah Kecamatan Ukui.
Tiba-tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mobil Fuso Hino bergerak dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali bergerak ke kanan badan jalan, dari arah berlawanan muncul pula mobil L300 yang ditunggani Dedi Sutrisno sama-sama dengan kecepatan tinggi.
Lantaran jarak sudah dekat, sebut Paur Humas tabrakan pun tak terhindari. Sopir L300 terjepit, dengan luka-luka serius. "Sopir L300 menghembuskan nafas terakhir, setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit," tandas Paur.

Tulis Komentar