OTT Direktur Krakatau Steel, KPK Sita Uang Rupiah dan Dolar
KILASRIAU.com - KPK menyita duit pecahan rupiah dan dolar dalam operasi tangkap tangan (OTT) direktur di Krakatau Steel. Duit ini diduga suap dari pihak swasta alias kontraktor.
"Ada rupiah dan dolar. Dari yang pernah ditangani KPK, kan ada yang cash, ada yang menggunakan perbankan," kata jubir KPK Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2019).
Tim KPK saat ini masih menghitung jumlah uang cash yang disita terkait dugaan suap direktur Krakatau Steel. Total ada empat orang yang diamankan dalam OTT, termasuk satu orang pegawai Krakatau Steel.
- Polres Inhil Tertibkan Balap Liar di Jalan Telaga Biru Parit 8, 14 Sepeda Motor Diamankan
- Polda Riau Intensif Ungkap Kasus Perburuan Gajah di Pelalawan, 40 Saksi Telah Diperiksa
- Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Pasar Tembilahan, Satu Tersangka Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara PTDH, Tujuh Personel Resmi Diberhentikan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Karhutla di Pekan Arba, Satu Orang Ditetapkan Tersangka
"Ada kegiatan di Jakarta dan Tangerang Selatan, tepatnya di BSD City. Lokasi penangkapan di rumah direktur tersebut," imbuh Febri.
KPK memiliki waktu 24 jam untuk memastikan status terhadap keempat orang yang diamankan dalam OTT. Saat ini keempatnya sudah berada di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.


Tulis Komentar