Dukung Warisan Budaya Kuansing, ASADEL Ambil Peran dan Sumbang 1 Ekor Sapi

foto: istimewa (doc. kilasriau.com)

KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Dukungan terhadap pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini datang dari ASADEL LAND yang menyatakan kesiapan menyumbangkan 1 ekor sapi untuk hadiah pada ajang budaya tahunan masyarakat Kuantan Singingi tersebut.

Komitmen dukungan itu disampaikan dalam suasana silaturahmi dan diskusi santai yang berlangsung di kantor Asadel Land, Lingkungan II, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Jumat (29/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Direktur Asadel Group sekaligus Direktur dan pemilik PT URE KARYA JAYASTU, Heru Widiastoro, Manager Asadel Land dan Cibria Townhouse Endrygo atau yang akrab disapa Datuk Mangkuto Jilelo (DMJ), Camat Kuantan Tengah Eka Putra, Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II Indra Sukri, serta Endrizal.

Di tengah suasana penuh keakraban itu, Endrygo/DMJ menyampaikan bahwa ASADEL akan selalu berkontribusi dan membantu pembangunan negeri ini dari berbagai hal dan siap memberikan kontribusi untuk menyemarakkan pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II.

“Insya Allah, ASADEL Group menyumbang 1 ekor sapi untuk hadiah Pacu Jalur Rayon II,” ujarnya.

Dukungan tersebut langsung mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pasalnya, keterlibatan pelaku usaha dalam mendukung kegiatan budaya daerah dinilai menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap pelestarian tradisi masyarakat Kuansing.

Pacu Jalur Rayon II sendiri dijadwalkan akan digelar pada 27 hingga 29 Juni 2026, bersempena dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Riau ke-LXIV yang tahun ini didelegasikan pelaksanaannya di Kabupaten Kuantan Singingi.

Perhelatan tersebut diprediksi akan menjadi pusat perhatian masyarakat Riau. Selain menghadirkan nuansa budaya khas Kuansing melalui Pacu Jalur, agenda itu juga membawa semangat syiar Islam melalui pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau.

Dalam kesempatan itu, sosok Heru Widiastoro turut menjadi perhatian. Pengusaha muda asal Kuantan Singingi tersebut dikenal sukses membangun dan mengembangkan usahanya di bidang properti serta alat berat.

Melalui berbagai unit usaha yang dikelolanya, termasuk PT URE KARYA JAYASTU, Heru Widiastoro dinilai berhasil membangun jaringan bisnis yang terus berkembang dan mampu bersaing di tengah ketatnya dunia usaha.

Namanya kini mulai dikenal sebagai salah satu pengusaha muda daerah yang tumbuh dengan semangat kerja keras dan konsistensi dalam membangun usaha. Tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, Heru juga disebut aktif mendukung berbagai kegiatan sosial dan budaya di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kehadiran ASADEL GROUP dalam mendukung Pacu Jalur Rayon II dinilai menjadi bukti bahwa sektor swasta memiliki peran penting dalam membantu menjaga dan membesarkan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan ASADEL GROUP. Menurutnya, partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, menjadi energi positif dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan.

“Dukungan seperti ini tentu sangat berarti bagi panitia dan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa Pacu Jalur bukan hanya milik panitia atau pemerintah saja, tetapi milik seluruh masyarakat Kuansing,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, juga mengapresiasi kepedulian dan kontribusi yang diberikan terhadap agenda budaya masyarakat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASADEL Group, khususnya kepada Bapak Heru Widiastoro selaku Direktur dan pemilik PT URE KARYA JAYASTU, yang telah menunjukkan kepedulian dan dukungannya terhadap pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II tahun 2026,” ucap Eka Putra.

Ia mengatakan, bantuan berupa 1 ekor sapi untuk hadiah Pacu Jalur menjadi bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pelestarian budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

“Kami berharap semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, panitia, serta masyarakat seperti ini terus terjalin demi menyukseskan Pacu Jalur Rayon II yang akan digelar bersempena dengan MTQ Provinsi Riau ke-LXIV di Kabupaten Kuantan Singingi,” tambahnya.

Menurut Eka Putra, Pacu Jalur merupakan identitas dan warisan budaya masyarakat Kuansing yang harus terus dijaga bersama.

“Ketika semua pihak ikut mendukung, tentu ini menjadi kekuatan besar untuk menyukseskan kegiatan sekaligus menjaga warisan budaya daerah,” katanya.

Pertemuan yang berlangsung santai tersebut juga menggambarkan eratnya hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, panitia kegiatan, dan pihak swasta dalam membangun daerah secara bersama-sama.

Di sisi lain, pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-LXIV yang dipusatkan di Kuantan Singingi juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Kehadiran tamu dan peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas usaha masyarakat, mulai dari sektor UMKM, kuliner, penginapan, hingga perdagangan lokal.

Dengan perpaduan antara agenda budaya dan syiar Islam, Kuantan Singingi bersiap menjadi pusat perhatian masyarakat Riau pada akhir Juni mendatang.

Semangat kebersamaan yang terlihat dalam pertemuan tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan sebuah agenda besar daerah tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi semua pihak.*(ald)






Tulis Komentar