Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen
Kilasriau.com, Bireuen — Dalam upaya memperkuat komunikasi dan pendampingan terhadap pelaku usaha, Bea Cukai Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke pabrik rokok PT Aceh Ladang Donya di Desa Alue Rambong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (11/05/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian, serta Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, M. Syahputra. Rombongan diterima oleh perwakilan PT Aceh Ladang Donya, Alfarizi.
Kegiatan CVC ini menjadi bagian dari strategi penguatan sinergi antara Bea Cukai dan pelaku industri hasil tembakau, khususnya dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, patuh, dan kompetitif. Selain sebagai sarana silaturahmi kelembagaan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperoleh masukan langsung dari pengguna jasa terkait pelayanan kepabeanan dan cukai di lapangan.
- DI TENGAH DUKA KEBAKARAN, BUPATI INHIL HADIR MEMBAWA HARAPAN: SALURKAN BANTUAN DAN APRESIASI PARA PEJUANG PEMADAM API
- Rapat Paripurna ke-23 DPRD, Bupati Inhil Tandatangani Kesepakatan Bersama Rancangan KUAS & Rancangan PPAS 2027
- Pemkab Inhil Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Dukung Program Sertifikasi Tanah Gratis bagi MBR
- Kemnaker Gandeng Perhimpunan Ergonomi Indonesia Cegah Bahaya di Tempat Kerja
- Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 7 Dibuka hingga 11 November
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, menyampaikan bahwa pendekatan komunikasi yang aktif dengan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga kepatuhan sekaligus mendukung keberlangsungan industri legal di daerah.
“Melalui Customs Visit Customer, kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha berjalan efektif. Pendampingan dan asistensi terus kami lakukan agar perusahaan dapat menjalankan usahanya sesuai ketentuan sekaligus tetap produktif dan berkembang,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai juga melakukan peninjauan terhadap proses produksi dan penyimpanan barang di area pabrik guna memahami proses bisnis perusahaan secara lebih komprehensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian operasional perusahaan dengan regulasi di bidang cukai dan sebagai bentuk pengawasan preventif terhadap potensi penyalahgunaan.
Selain itu, Bea Cukai Lhokseumawe turut membuka ruang diskusi terkait berbagai kendala teknis yang dihadapi perusahaan di lapangan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang tepat sekaligus meningkatkan kepatuhan dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Tulis Komentar