Arus Balik Lebaran di Tembilahan Membludak, KM Sabuk Nusantara 110 Angkut Full Penumpang
Kilasriau.com – Arus balik Lebaran di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mengalami lonjakan signifikan. Tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah penumpang membludak, terutama pada keberangkatan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 110.
Kapal tersebut kembali beroperasi dan memberangkatkan sekitar 1.500 penumpang dari Pelabuhan Tembilahan dengan rute menuju Kijang, Guntung, dan Pontianak.
Lonjakan ini menjadi indikator tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut yang terjangkau dan nyaman.
- Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau Dan Ajudan PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
- Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Laka Laut, Polairud Inhil Gencarkan Imbauan di Pelabuhan
- PANTAI SOLOP DI PERSIMPANGAN IMAN ; ANTARA RIUH HIBURAN DAN MARWAH YANG TERANCAM
- Penyebaran Roro Dumai-Rupat Ramai, Masyarakat Diimbau Berhati-hati
- Wakil Bupati Inhil Rayakan Idulfitri Bersama, Penuh Kehangatan dan Kedekatan dengan Masyarakat
Salah seorang penumpang mengaku sangat terbantu dengan keberadaan kapal ini.

Ia berharap ke depan jumlah armada dapat ditambah guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin bepergian, khususnya pada momen arus balik Lebaran.
“Dengan adanya kapal ini kami sangat bersyukur. Semoga ke depan armadanya bisa ditambah,” ujarnya.
Kepala KSOP Tembilahan, Feriland S, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang pada arus balik tahun ini cukup signifikan. Bahkan, terjadi lonjakan hingga 50 persen dibanding hari biasa.
Menurutnya, untuk mengantisipasi lonjakan serta menghindari praktik percaloan, sistem penjualan tiket kini telah dilakukan secara online. “Ini bertujuan agar pembelian tiket lebih tertib dan transparan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kapasitas KM Sabuk Nusantara 110 mencapai 1.500 penumpang. Namun, jika lonjakan terus terjadi, pihaknya akan menyiapkan alternatif transportasi tambahan seperti speedboat.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum mendapatkan tiket. Kami sarankan dapat menggunakan armada lain seperti speedboat,” tambahnya.
Dari sisi fasilitas, KM Sabuk Nusantara 110 menawarkan kenyamanan bagi penumpang, mulai dari tempat tidur, ruangan berpendingin udara (AC), hingga tempat duduk yang memadai baik untuk kelas ekonomi maupun VIP. Hal ini menjadikan kapal tersebut sebagai salah satu pilihan transportasi laut yang nyaman dan ekonomis.

Sementara itu, Ketua Kadin Indragiri Hilir, Edy Indra Kesuma, menyampaikan bahwa kehadiran kapal ini telah lama dinantikan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa dalam satu tahun satu bulan terakhir, tingkat keterisian penumpang terus meningkat hingga kini tiket selalu terjual habis.
“Alhamdulillah hari ini sudah full. Artinya masyarakat sudah mengetahui adanya transportasi murah dan meriah ini,” katanya.
Edy juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan pembelian tiket secara online serta menggunakan layanan transportasi laut ini secara optimal.
Menurutnya, KM Sabuk Nusantara 110 menjadi solusi penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya untuk rute Tembilahan–Guntung–Kijang–Pontianak.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kadin Inhil akan terus mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat serta meningkatkan perekonomian daerah, terutama dengan mempermudah akses ke berbagai wilayah,” tutupnya.**

Tulis Komentar