Gerak Cepat Polisi, Pelaku Pembacokan di Tempuling Ditangkap Sejam Usai Beraksi
Kilasriau.com - Polsek Tempuling bergerak cepat menangkap ES (30), pelaku penganiayaan berat terhadap seorang pelajar berinisial RC (18) di Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Ironisnya, aksi pembacokan ini dipicu masalah sepele: suara knalpot motor yang bising.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Lr. Binjai, Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling, pada Rabu (4/3/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Hanya berselang satu jam setelah beraksi, polisi berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.
Kapolsek Tempuling, IPTU Delni Atma Saputra menjelaskan, kejadian bermula saat korban RC pulang ke rumah bersama temannya. Pelaku yang merupakan tetangga korban merasa terganggu dengan suara knalpot motor teman korban.
- Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi
- ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?
- Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat medsos facebook tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja Kec. Kateman
- Bea Cukai Aceh Gagaglkan Peredaran 356.480 Batang Roko IIegal Melalui Jasa Titipan
- Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Amankan Seorang Pengedar dan Sita 4,70 Gram Sabu
"Tersangka sempat berteriak menyindir dengan kalimat 'kuatkan lagi suaranya'. Korban kemudian menyahut 'kenapa bang?'. Hal ini rupanya menyulut emosi tersangka," ujar IPTU Delni melalui Kanitreskrim IPDA Ahmad Akhiruddin, Rabu (4/3/2026).
Merasa tertantang, ES langsung mengambil parang panjang dari samping rumahnya. Korban yang ketakutan sempat lari masuk ke rumah salah satu warga untuk menyelamatkan diri. Namun, pelaku berhasil mengejar dan melakukan serangan membabi buta.
Akibat serangan tersebut, korban RC mengalami luka robek serius di beberapa bagian tubuh. Beruntung, warga segera melerai dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
"Korban mengalami luka di bagian kepala, telinga kanan, lengan kanan, serta punggung belakang. Saat ini sudah dilarikan ke Puskesmas terdekat," tambahnya.
Usai membacok korban, ES langsung melarikan diri. Polisi yang menerima laporan dari pihak keluarga korban (Yusuf) langsung melakukan pengejaran dan mengendus keberadaan pelaku di wilayah tetangga.
"Tersangka ES berhasil kami amankan tanpa perlawanan di rumah mertuanya di kawasan Parit Bintang Beralih, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas sekitar pukul 12.00 WIB," tegas IPTU Delni.

Tulis Komentar