Kapolri Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan di Ops Ketupat 2026
Kilasriau.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat tahun 2026. Ia menekankan soal optimalisasi pengamanan dan pelayanan saat pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran.
"Oleh karena itu, persiapan, pengamanan, harus betul-betul dilaksanakan secara optimal. Begitu juga pelayanan yang diberikan," kata Sigit di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Sigit menyebut, dalam arus mudik tahun ini diprediksi arus kendaraan paling banyak berasal dari Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur.
- HUT PPNI ke-52, Bupati Ingat Dedikasi dan Perjuangan Organisasi Profesi
- Polsek Kateman Cek Ketersediaan dan Distribusi BBM, Stok Dipastikan Aman
- Polsek Tempuling Lakukan Pengamanan dan Monitoring Distribusi BBM, Situasi SPBU Kondusif
- Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
- Polres Inhil Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
"Sementara lima tujuan terbanyak Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan seterusnya," ujar Sigit.
Sigit menuturkan untuk memastikan pengaman dan pelayanan selama arus mudik, Polri menggelar operasi ketupat sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret.
"Dan tagline kali ini adalah 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Tentunya yang kita kedepankan adalah langkah preemtive dan preventif, penegakan hukum, tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan," ucap Sigit.
Setidaknya, kata Sigit akan dikerahkan 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan seluruh stakeholder dalam pengaman dan pelayanan arus mudik Lebaran.
"Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," tutup Sigit.

Tulis Komentar