Launching Gerakan Kasih Jelita, Ketua TP PKK Inhil Dorong Kepedulian Lingkungan
Kilasriau.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, melaksanakan launching Gerakan Kasih Jelita (Sedekah dan Sisihkan Jelantah dari Kita), Rabu (4/2/2026), bertempat di Kantor Lurah Sungai Beringin.
Gerakan Kasih Jelita bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan serta mengelola minyak jelantah secara bertanggung jawab agar memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, menyampaikan bahwa program Kasih Jelita merupakan upaya nyata PKK dalam memanfaatkan minyak jelantah yang selama ini dianggap tidak bernilai.
- Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran
- Kodim 0314/Inhil Gelar Bazar Ramadhan, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri
- Polres Inhil Ikuti Zoom dan Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Tempuling
- Harga Kelapa Bulat di Inhil Menuju Titik Terendah, DPD PW MOI Inhil: Ratusan Ribu Petani Kelapa Terancam Miskin
- Operasi Pasar Murah 2026, Bantu Warga Sambut Ramadan
“Minyak jelantah yang dikumpulkan akan dijual kembali, dan hasilnya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosial seperti penanganan stunting serta operasional posyandu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan posyandu saat ini tidak hanya sebatas pelayanan kesehatan.
“Posyandu sekarang telah bertransformasi dengan menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal atau SPM sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir Herman yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Yuliargo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TP PKK Kelurahan Sungai Beringin atas inisiatif luar biasa tersebut.
“Gerakan Kasih Jelita ini merupakan bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan mampu menciptakan motivasi serta kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, minyak jelantah yang selama ini dianggap sebagai limbah tidak bernilai, apabila dikelola dengan baik justru dapat menjadi sumber daya yang bermanfaat.
“Melalui Gerakan Kasih Jelita, kita tidak hanya mengurangi dampak negatif minyak jelantah terhadap lingkungan, tetapi juga menghasilkan dana yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Tulis Komentar