Bupati Kuansing Warning Camat dan Kades, Camat Kuantan Tengah: 19 Desa Selesai, 4 Masih Berproses Lahan KMP

foto: istimewa (doc. Kilasriau.com)

TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, memberikan warning kepada seluruh camat, kepala desa (kades), dan lurah agar lebih serius dan mempercepat penyediaan lahan Koperasi Merah Putih (KMP) di wilayah masing-masing.

Warning tersebut disampaikan Suhardiman Amby saat memimpin zoom meeting dari Teluk Kuantan, Rabu (10/12/2025). Ia menegaskan bahwa percepatan penyediaan lahan KMP merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang menjadi atensi langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.

Bupati menargetkan hingga akhir Desember 2025, minimal 120 desa dan kelurahan dari total 229 desa dan kelurahan di Kuansing telah menuntaskan ketersediaan lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.

“Ini adalah Program Strategis Nasional. Saya minta semua camat, kades, dan lurah benar-benar serius. Jangan ada yang lamban,” tegas Suhardiman Amby.

Zoom meeting tersebut dihadiri langsung oleh Asisten I Setda Kuansing dr. H. Fahdiansyah, SpOG, Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, serta Kadis Kominfos H. Doni Aprialdi. Sementara secara daring diikuti oleh Dandim 0302 Inhu/Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, SE, MIP, dan Sekda Kuansing Zulkarnaen, ST, MSi.

Dalam pemaparan data, diketahui hingga saat ini baru 41 desa dan kelurahan yang telah melakukan input ketersediaan lahan pada dasbor Agrinas dan dinyatakan siap untuk memulai pembangunan Koperasi Merah Putih.

Dandim 0302 Inhu/Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo mengapresiasi langkah cepat Bupati Kuansing dan optimistis target tersebut dapat terealisasi.

“Jika seluruh camat, kades, lurah, serta Babinsa bisa berkoordinasi lebih cepat, saya yakin target yang disampaikan Pak Bupati bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kuansing Zulkarnaen memastikan tindak lanjut cepat bersama Kadis Kopdagrin Drs. Masnur Judin melalui rapat koordinasi lintas sektor.

“Jumat ini semuanya akan dituntaskan. Insya Allah, data ketersediaan lahan dapat terinput secara akurat sesuai target Pak Bupati,” jelas Zulkarnaen.

Dalam zoom meeting tersebut, Bupati Suhardiman Amby juga menyoroti ketidakhadiran sejumlah camat dan meminta Sekda memberikan teguran karena program tersebut merupakan PSN.

Menanggapi warning Bupati itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, menyampaikan klarifikasi terkait progres di wilayahnya. Senin (15/12/2025).

“Di Kecamatan Kuantan Tengah terdapat 23 desa dan kelurahan. Sebanyak 19 desa sudah selesai penyediaan lahannya, sementara 4 desa lainnya masih dalam proses. Kami terus melakukan pendampingan agar seluruhnya segera rampung,” ujar Eka Putra.

Ia menegaskan komitmen pihak kecamatan untuk menuntaskan proses tersebut sesuai target yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

“Kami optimistis seluruh desa dan kelurahan di Kuantan Tengah dapat memenuhi target percepatan Koperasi Merah Putih sebagaimana arahan Pak Bupati,” tegasnya.

Pemkab Kuansing menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.*(ald)






Tulis Komentar