Warga Gampong Teungoh Terima Bantuan Kemenkeu Peduli Bea Cukai Lhokseumawe
KILASRIAU.com, Aceh Utara — Tim Relawan Kemenkeu Peduli Bea Cukai Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak banjir bandang di Gampong Teugoh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada Kamis, 11 Desember 2025.
Bantuan berasal dari donasi pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa tanggap darurat bencana.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Vicky Fadian, selaku koordinator tim relawan. Bantuan diserahkan kepada tokoh masyarakat Gampong Teugoh, Nazir Abubakar, atau yang akrab disapa Toke Sibok.
- Progres RTLH TMMD 130 Kodim 0314/Inhil Masuki Tahap Pemasangan Jendela dan Pembuatan Teras
- Kejar Target, Satgas TMMD dan Warga Gesa Pengerjaan Sisa MCK dan Sumur Bor di Desa Kuala Lemang
- Pembangunan MCK dan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil di Desa Kuala Lemang Masuki Tahap Finishing
- RTLH TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil di Kuala Lemang Masuki Tahap Finishing, Dapur hingga Pengecatan Rumah Dikebut
- Bupati Inhil Diwakili Asisten I, Dampingi Kunjungan Kerja Anggota Komisi III DPR RI, Salurkan Bantuan Mesin Ketinting untuk Nelayan
Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar berupa sembako, mukena, sajadah, sarung dan obat-obatan serta logistik harian untuk warga yang kehilangan rumah dan mata pencaharian.
Vicky Fadian menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen pegawai Kementerian Keuangan untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Kami membawa amanah dari seluruh pegawai Kemenkeu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi penyemangat dalam proses pemulihan,” ujarnya.
Toke Sibok menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Kemenkeu Peduli dan Bea Cukai Lhokseumawe. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama memasuki masa pemulihan pascabencana.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Di masa awal tanggap bencana dan masa rehabilitasi ke depan, dukungan seperti ini sangat membantu warga,” ujar Toke Sibok.
Ia menjelaskan bahwa banjir bandang yang melanda kawasan tersebut telah menyebabkan kerusakan berat pada sekitar 80 persen lahan pertanian dan perkebunan warga.
Kondisi itu diperkirakan akan berdampak serius terhadap penghasilan harian masyarakat, terlebih banyak lahan pertanian dan tempat tinggal juga mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat.

Tulis Komentar