Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara daring dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kegiatan ini diikuti dari e-Bilik Diskominfopers Tembilahan.
Rakornas dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Mendagri menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru.
- Sosialisasi Forum KKS, Inhil Matangkan Persiapan Menuju Penilaian Kabupaten/Kota Sehat
- Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Cek Kesiapan Lahan Penanaman Jagung Pipil
- Monyet Liar Resahkan Warga Parit 13 Tembilahan, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Inhil Bergerak Cepat
- Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dibuka, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi
- Wabup Inhil Hadiri Rilis Inflasi Daerah Juli 2026
Arahan Utama Mendagri Tito Karnavian
1. Penguatan Stabilitas Keamanan
Daerah diminta meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, dan unsur keamanan untuk menjaga kondisi tetap kondusif, terutama pada: Gereja dan rumah ibadah,
Lokasi wisata dan pusat keramaian,Pusat perbelanjaan,Terminal, bandara, dan pelabuhan.
2. Kesiapan Pelayanan Publik
Mendagri menegaskan agar layanan kesehatan, transportasi, dan fasilitas darurat tetap siaga. Posko terpadu diminta aktif mulai pekan ketiga Desember untuk memantau arus orang dan barang.
3. Pengendalian Harga dan Ketersediaan Pangan
TPID diminta melakukan pemantauan harian, memperketat pengawasan distribusi, serta memastikan koordinasi dengan Bulog guna mencegah gejolak harga.
4. Antisipasi Kebakaran dan Bencana Lain
Merujuk data 20.427 kasus kebakaran pada 2024, daerah diminta meningkatkan edukasi masyarakat, melakukan pemeriksaan instalasi listrik, memperkuat kesiapsiagaan Damkar, serta mengoptimalkan sarana prasarana sesuai Permendagri 122/2018.
5. Monitoring Mobilitas Masyarakat
Daerah diminta memantau arus mudik dan balik, mengoptimalkan sistem informasi lapangan, serta memastikan rekayasa lalu lintas berjalan baik terutama di wilayah wisata.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keselamatan dan kelancaran masyarakat selama Nataru merupakan prioritas utama. Kepala daerah diminta hadir langsung dalam proses monitoring dan pengendalian lapangan untuk memastikan kesiapan daerah berjalan optimal.

Tulis Komentar