Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara daring dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kegiatan ini diikuti dari e-Bilik Diskominfopers Tembilahan.
Rakornas dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Mendagri menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
Arahan Utama Mendagri Tito Karnavian
1. Penguatan Stabilitas Keamanan
Daerah diminta meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, dan unsur keamanan untuk menjaga kondisi tetap kondusif, terutama pada: Gereja dan rumah ibadah,
Lokasi wisata dan pusat keramaian,Pusat perbelanjaan,Terminal, bandara, dan pelabuhan.
2. Kesiapan Pelayanan Publik
Mendagri menegaskan agar layanan kesehatan, transportasi, dan fasilitas darurat tetap siaga. Posko terpadu diminta aktif mulai pekan ketiga Desember untuk memantau arus orang dan barang.
3. Pengendalian Harga dan Ketersediaan Pangan
TPID diminta melakukan pemantauan harian, memperketat pengawasan distribusi, serta memastikan koordinasi dengan Bulog guna mencegah gejolak harga.
4. Antisipasi Kebakaran dan Bencana Lain
Merujuk data 20.427 kasus kebakaran pada 2024, daerah diminta meningkatkan edukasi masyarakat, melakukan pemeriksaan instalasi listrik, memperkuat kesiapsiagaan Damkar, serta mengoptimalkan sarana prasarana sesuai Permendagri 122/2018.
5. Monitoring Mobilitas Masyarakat
Daerah diminta memantau arus mudik dan balik, mengoptimalkan sistem informasi lapangan, serta memastikan rekayasa lalu lintas berjalan baik terutama di wilayah wisata.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keselamatan dan kelancaran masyarakat selama Nataru merupakan prioritas utama. Kepala daerah diminta hadir langsung dalam proses monitoring dan pengendalian lapangan untuk memastikan kesiapan daerah berjalan optimal.

Tulis Komentar