Wabup Inhil Hadiri Rilis Inflasi Daerah Juli 2026
Kilasriau.com - Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, menghadiri kegiatan rilis inflasi daerah periode Juli 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir bersama Pemerintah Kabupaten Inhil di Aula Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil, kepala OPD, serta instansi terkait.
Rilis inflasi daerah ini bertujuan menyampaikan perkembangan inflasi periode Juli 2026, meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat, sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian serta berbagai langkah pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah.
- Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dibuka, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi
- Bupati Inhil Herman dan Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman lantik pejabat desa di Keritang
- Bupati Herman Pastikan 87 Pedagang Pasar Sungai Gantang Dapat Tempat Layak, Pembangunan Dimulai 2027
- Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Hadiri Pembukaan Pusdiklat 36 Calon Paskibraka Riau 2026
- Nasionalisme Untuk Suku Talang Mamak, Tim Ekspedisi Presisi Merah Putih Polda Riau Polres Inhu Hantarkan Bendera, Bansos Hingga Tanam Pohon Bersama
Berdasarkan data BPS, pada Juli 2026 Kota Tembilahan mengalami inflasi year on year sebesar 3,81 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,13. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman, tembakau, serta beberapa komoditas kebutuhan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Yuliantini menegaskan Pemerintah Kabupaten Inhil akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga laju inflasi di daerah.
"Tentunya kami akan melakukan langkah antisipatif melalui monitoring dan evaluasi, pemantauan harga secara berkala, serta memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pihak terkait.
"Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Indragiri Hilir dapat berjalan optimal sehingga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga.

Tulis Komentar