Harga Stabil, Satgas Pastikan Stok Pangan Inhil Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
KILASRIAU.com — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tim Satgas Pengawasan Barang Beredar dan Jasa melakukan monitoring lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (3/12/25).
Hasil pengawasan menunjukkan kondisi pasar tetap terkendali dengan pasokan barang yang aman.
Satgas mencatat bahwa sebagian besar komoditas berada dalam kondisi stabil, termasuk telur, cabai, bawang, minyak goreng, ayam ras, hingga beras. Beberapa komoditas bahkan memiliki stok melimpah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
- Kodim 0314/Inhil Gelar Bazar Ramadhan, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri
- Polres Inhil Ikuti Zoom dan Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Tempuling
- Harga Kelapa Bulat di Inhil Menuju Titik Terendah, DPD PW MOI Inhil: Ratusan Ribu Petani Kelapa Terancam Miskin
- Operasi Pasar Murah 2026, Bantu Warga Sambut Ramadan
- Bupati Inhil, Herman Instruksikan Pengawasan Ketat, Staf Ahli Turun Sidak Pasar Jelang Imlek
Satuan tugas juga mengamati fluktuasi harga pada sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai merah. Kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh gangguan pasokan akibat bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat, sebagai salah satu daerah pemasok utama.
“Ini kalau dampak dari masalah cabai, itu karena pasokan dari Sumbar terganggu akibat bencana,” demikian keterangan petugas Satgas saat mendampingi monitoring. Meski demikian, pasokan cabai, bawang merah, dan bawang putih dinyatakan masih aman dengan stok harian yang cukup.
Dari hasil monitoring, beberapa data ketersediaan barang yang tercatat antara lain,Telur ayam: harga Rp56.000 per papan (besar) dan Rp53.000 per papan (kecil), dengan stok 850 kg. Cabai merah: Rp75.000 per kg dengan stok 300 kg. Bawang merah dan bawang putih: masing-masing tersedia 1 ton. Minyak goreng: stok minyak curah 19 ton, Minyakita 780 liter, dan minyak kemasan lain lebih dari 2.900 liter. Ayam ras: pasokan harian 6–8 ton. Beras berbagai merek: total ketersediaan mencapai puluhan ton, dengan pasokan harian rata-rata 20 ton. Stok Bulog: 380 ton beras tersedia, ditambah kiriman 1.000 ton yang akan masuk bertahap minggu berikutnya.
Satgas memastikan tidak ada hambatan berarti dalam distribusi barang dari daerah pemasok seperti Jambi, Medan, dan Sumatera Barat. Kondisi pasar tercatat kondusif, dengan barang kebutuhan pokok yang tersedia dalam jumlah cukup.
“Kalau kita pantau sejauh ini, stok ada sampai Tahun Baru. Tersedia. Harapannya harga bisa turun dan tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar petugas Satgas dalam laporan lapangan.
Secara keseluruhan, Satgas menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok di Inhil berada dalam kondisi stabil, distribusi lancar, dan ketersediaan mencukupi untuk mengantisipasi peningkatan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru 2026.


Tulis Komentar