Aktivis 98 Erwin Sitompul Desak Plt Gubernur Riau Copot Kadisdik dan Sekretaris Dinas Pendidikan
KILASRIAU.com — Aktivis 98, Erwin Sitompul, mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Desakan ini muncul buntut dugaan pembiaran praktik penjualan seragam sekolah dengan harga tidak wajar di salah satu SMA negeri di Kota Dumai.
Menurut laporan sejumlah orang tua siswa kepada Erwin, SMA Negeri Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai diduga menjual seragam sekolah seharga Rp575 ribu per set dengan dalih sebagai “pakaian khusus”. Pihak sekolah berdalih bahwa harga tersebut telah disepakati antara kepala sekolah, komite, serta orang tua siswa.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Namun, Erwin menegaskan bahwa fakta di lapangan berbeda. Banyak orang tua siswa disebut tidak pernah menyetujui harga seragam yang dianggap tidak wajar tersebut.
Lebih lanjut, Erwin mengungkap adanya dugaan intervensi dalam proses pengadaan dan pembuatan seragam sekolah di SMA dan SMK negeri se-Provinsi Riau. Intervensi tersebut diduga melibatkan tenaga ahli Gubernur Riau, Dani M. Nursalam, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Akibat dugaan intervensi itu, dikatakan Erwin, banyak kepala sekolah merasa tertekan dan takut untuk menolak atau menyampaikan keberatan.
“Kami juga meminta agar Kepala SMA Negeri Binsus Dumai segera dicopot,” tegasnya.
Selain mendesak pencopotan pejabat terkait, Erwin juga meminta Pemerintah Provinsi Riau segera mengaktifkan kembali Kepala SMK Negeri 3 Kota Pekanbaru dan Kepala SMA Negeri Pintar di Kabupaten Kuansing yang sebelumnya dinonaktifkan. Ia menekankan pentingnya pemulihan nama baik kedua kepala sekolah tersebut.

Tulis Komentar