Ketua Tim PPK Inhil Bersama DPTPHP Terus Menggalakan Program B2SA Goes To Scool
KILASRIAU.com - Ketua Tim Penggerak PKK Indragiri Hilir (Inhil) Katerina Susanti Herman, bersama Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DPTPHP), terus menggalakkan program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Goes to School.
Pada Selasa (12/8) pagi, kampanye yang berisi ajakan mengonsumsi pangan beragam tersebut, digelar di SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu.
Dalam arahannya, Bunda Katerina menjelaskan, pentingnya mengedukasi masyarakat sejak dini khususnya anak sekolah tentang program B2SA.
- Bunda Literasi Inhil Dorong Guru dan Pustakawan Jadi Garda Literasi di Era Digital
- Unilak Sosialisasikan Program S2 dan RPL bagi ASN Diskominfops Inhil
- SMA Negeri 1 Tembilahan Genap 59 Tahun, Bupati Inhil Dorong Siswa Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
- 184 Putra-Putri Inhil Lulus Beasiswa BPDP, Bupati Herman Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Daerah
- Kemnaker Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas
"Ini kampanye kami yang keempat, dengan menyasar SD, SMP dan SMA Sederajat. Kenapa di sekolah ? karena anak-anak ini berada di fase pertumbuhan yang gizinya harus terpenuhi secara seimbang dan aman. Agar mereka bisa berkosentrasi penuh saat proses belajar," jelas Bunda Katerina.
Agar program ini dapat berjalan sesuai harapan, peran orang tua sangat diperlukan sebagai pihak yang berada di lingkungan terdekat anak.
"Anak-anak bisa sampaikan ke orangtua brosur yang kami berikan tadi, agar orangtua di rumah dapat menyediakan makanan yang bergizi dan seimbang. Makanannya tidak harus mahal yang terpenting kecukupan gizinya dan semua itu ada di sekeliling kita," Kata Ketua TP. PKK melanjutkan.
Selain peran orangtua, pihak sekolah dan stakeholder terkait juga diharapkan Ketua TP. PKK untuk berkolaborasi menyukseskan program tersebut.
"Setelah kampanye ini, saya harapkan ada tindak lanjutnya, kita mesti bekerjasama mendukung penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal," tutup Katerina.

Tulis Komentar