Bupati Inhil Instruksikan BPBD Tangani Karhutla Hanguskan 10 Hektare di Bayas Jaya
KILASRIAU.com, KEMPAS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, tepatnya di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas. Diperkirakan sekitar 10 hektare lahan terbakar dalam peristiwa yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Indragiri Hilir, H Herman, langsung memberikan instruksi tegas kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir untuk bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendingin lokasi karhutla.
“Atas perintah langsung dari Bupati, kami bergerak cepat dan turun ke lokasi bersama tim. Beliau menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam penanganan bencana secara langsung di lapangan, untuk memberi rasa aman kepada masyarakat dan mencegah karhutla meluas,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R Arliansyah, Kamis (31/7/2025).
- Polsek Kateman bersama Buruh dan Manajemen PT Pulau Sambu Group Tanam Bibit Pohon di Kateman Peringati May Day 2026
- SRI Muda Indragiri Resmi Ajukan Audiensi ke DPRD Inhil Terkait Konflik Lahan Masyarakat di Kemuning
- Peringati Hari Bumi 2026 dan Hut ke 65, Utama Karya Tanam 17.000 Pohon di Seluruh Jalan Tol Kelolaan
- Bhabinkamtibmas Polsek Tempuling Gencarkan Patroli Karhutla, Edukasi Warga Larangan Membakar Lahan
- Polsek Kemuning Gelar Program Green Policing, Edukasi Siswa Cintai Lingkungan
Upaya pemadaman dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil yang dipimpin oleh Komandan Tim Kusno, dibantu unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga sekitar.
Sebanyak 8 personel BPBD dikerahkan, dilengkapi dengan dua unit mesin pompa (ministriker dan sibaura), 25 roll selang, serta kendaraan operasional berupa empat unit motor trail dan satu mobil pikap.
Titik kebakaran berada di kawasan perbatasan lahan milik PT. ASI, dengan jarak tempuh sekitar dua jam dari pusat Kecamatan. Sumber air terdekat berada sekitar 30 meter dari titik api, yang turut menyulitkan proses pemadaman.
“Kami sudah enam hari berturut-turut berjibaku di lapangan. Saat ini masih dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul. Kami mohon kerja sama masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tambah Arliansyah.
Langkah cepat BPBD Inhil menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi musim kemarau dan mencegah bencana karhutla yang lebih luas. Pemantauan dan patroli rutin juga terus dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi kebakaran.

Tulis Komentar