Diskominfo Provinsi Riau Menjelaskan Kronologi HP Meledak
KILASRIAU.com - Plh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Riau Hasmuri Hasan, menjelaskan secara detil kronologi meledaknya handphone (HP) milik salah seorang staf bernama Nevie pada Senin (4/2/2019) siang di Kantor Diskominfotik, Pekanbaru, Riau. Ledakan tersebut menyebabkan Nevie sempat dirawat di rumah sakit.
Ia menjelaskan sekitar pukul 10.00 WIB, Nevie sempat menunaikan salat dhuha. Usai salat, Nevie kembali ke meja kerjanya melanjutkan pekerjaannya sebagaistaf administrasi.
Sembari bekerja, Nevie mencas HP-nya dan diletakkan di atas meja kerja persis di depan komputer. Namun di luar dugaan, sekitar pukul 11-an HP yang sedang dicas tersebut meledak, mengeluarkan bunyi letusan yang cukup mengagetkan sekaligus percikan api. HP yang meledak tersebut ternyata mengenai wajah Nevie. Nevie langsung berdiri minta tolong kepada karyawan yang lain.
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla
- Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
"Mungkin karena kaget dan luka di wajahnya mengeluarkan banyak darah, saudari Nevie sempat pingsan," jelas Hasmuri sembari menekankan bahwa HP meledak bukan dalam kondisi sedang digunakan. Melainkan semata-mata sedang dicas.
Nevie selanjutnya digotong dan dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros untuk mendapatkan perawatan. "Alhamdulillah saat ini kondisi Nevie sudah membaik. Kita tentu mendoakan agar Nevie segera pulih seperti sediakala," harapnya.
Jangan Sebarkan Foto
Hasmuri juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan foto-foto Nevie yang sekiranya dapat menambah beban psikologis bagi yang bersangkutan dan keluarganya.
"Inikan musibah yang tak disangka-sangka. Saat Nevie pingsan atau saat Nevie mendapat perawatan di rumah sakit barangkali ada foto-foto Nevie yang mungkin kurang pas dipublikasi. Mungkin ada yang menampakkan auratnya sebagai seorang muslimah yang taat. Oleh karena itu kami mohon jangan dipublis," imbau Hasmuri sembari menyebut banyak foto-foto Nevie tersebar di media sosial seperti facebook dengan penjelasan yang tidak benar.
Hasmuri lalu mengajak semua pihak untuk mendoakan Nevie agar segera pulih seperti sediakala. "Harapan kami mari kita doakan Saudari Nevie semoga segera pulih dan bisa sabar menerima musibah ini," pungkasnya.

Tulis Komentar