Pemkab Inhil Gelar Sosialisasi E-Katalog untuk Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Pengadaan
KILASRIAU.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar sosialisasi pelaksanaan e-purchasing (E-Katalog Elektronik) sebagai langkah mendukung proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di Aula Hotel Harmoni, Kamis (19/6/2025).
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Tantawi Jauhari, MM, didampingi Kepala Bagian BPBJ Setda Inhil, dan turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ).
Sebagai narasumber, hadir Ridho Pirmada, ST dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Riau, yang memberikan pemaparan mengenai tata cara penyelenggaraan katalog elektronik.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam pengelolaan e-Katalog, serta meningkatkan pemahaman teknis guna mendukung pengadaan barang/jasa yang terbuka, efisien, dan efektif.
Dalam sambutannya, Bupati Indragiri Hilir yang disampaikan oleh Sekda menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan e-Katalog sebagai sistem pengadaan yang modern dan akuntabel.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam pengelolaan katalog elektronik, apalagi seiring dengan adanya perubahan regulasi terbaru. Tujuannya agar seluruh pihak memahami dan mendukung pengadaan yang terbuka, efektif, dan efisien,” ujar Sekda.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran e-Katalog di era digital menjadi inovasi penting dalam mendukung transparansi pengadaan.
“Dengan e-Katalog, informasi produk, layanan, serta harga dan spesifikasi dapat diakses secara terbuka, sehingga dapat mengendalikan anggaran sekaligus meminimalisir potensi praktik korupsi,” tegasnya.


Tulis Komentar