Bupati Inhil Tegaskan Perusahaan Wajib Salurkan CSR untuk Penanganan Banjir
KILASRIAU.com — Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menunjukkan komitmen kuat dalam menangani banjir yang melanda tiga kecamatan Tempuling, Batang Tuaka, dan Gaung Anak Serka (GAS).
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Bappeda Inhil, Senin (26/5), Bupati Inhil memimpin langsung diskusi strategis bersama Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, camat, dan perwakilan perusahaan.
Banjir yang merendam lahan pertanian dan permukiman warga di desa-desa seperti Pasir Mas, Kuala Sebatu, Junjangan, dan Lahang Hulu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Bupati Inhil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan dalam mengatasi bencana ini.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perusahaan yang beroperasi di wilayah terdampak harus menunjukkan tanggung jawab sosialnya melalui penyaluran dana CSR untuk membantu masyarakat,” tegas Bupati Herman.
Dalam arahannya, Bupati Herman meminta perusahaan seperti PT. Surya Alam Ganda Makmur (SAGM), PT. GIN, dan PT. SAL untuk segera mengalokasikan dana CSR mereka guna mendukung kegiatan penggalian parit dan pembangunan tanggul.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat aliran air ke Sungai Indragiri dan Sungai Kateman, sehingga mengurangi genangan di permukiman warga.
Bupati Herman juga memastikan bahwa pelaksanaan di lapangan akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa dana CSR harus digunakan secara transparan dan tepat sasaran, tanpa mengalir ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami akan mengawasi penggunaan dana CSR agar benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati Herman.


Tulis Komentar