Untuk Terstandardisasinya Program Cambridge di MAN 1 Kota Pekanbaru, Dilakukan School Approval Visit
KILASRIAU.com – MAN 1 Kota Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menjalani School Approval Visit (SAV) untuk program Cambridge, Senin (28/4/2025). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilalui untuk memperoleh ID number sebagai sekolah berstandar internasional.
Dalam kunjungan ini, dua visitator dari Cambridge Assessment International Education, Dera Yornanda dan Adri Prakoso, melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan MAN 1 Kota Pekanbaru. Fokus penilaian meliputi program akademik, fasilitas kelas, serta laboratorium yang harus memenuhi standar tinggi yang telah ditetapkan Cambridge. Selain itu, aspek manajemen sekolah, strategi pembelajaran, dan dukungan terhadap pengembangan karakter siswa juga turut menjadi perhatian utama.

Kepala MAN 1 Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada para siswa. "Kami terus berinovasi dan berbenah agar bisa sejajar dengan sekolah-sekolah bertaraf internasional, sehingga peserta didik kami dapat meraih peluang lebih luas di masa depan," ujarnya.
- FEBM UMRAH Gandeng UiTM Malaysia, Dorong Tata Kelola Wisata Senggarang Berbasis ESG Lewat Pengabdian Kolaboratif Internasional
- Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya
- Akselerasi UMKM Pesisir: UMRAH dan UiTM Malaysia Dampingi Pelaku Usaha Olahan Laut Senggarang Lewat Digital Storytelling
- Bunda Literasi Inhil Bahas Pengembangan Perpustakaan Apung sebagai Inovasi Layanan Literasi
- AMERTARU: Mahasiswa KKN Universitas Riau Bersama Masyarakat Laksanakan Pembagian dan Penanaman 80 Bibit Durian dan Jengkol di Desa Sungai Air Putih
Koordinator Program Cambridge MAN 1 Kota Pekanbaru, Zaujar Helmi, juga memberikan pernyataan mengenai pentingnya proses ini. "Kami telah mempersiapkan segala aspek secara optimal, mulai dari pelatihan guru hingga penyusunan kurikulum berbasis Cambridge. SAV ini menjadi momen penting untuk menunjukkan kesiapan kami mengintegrasikan standar internasional ke dalam sistem pendidikan madrasah," ungkap Zaujar.

Salah satu visitator, Adri Prakoso, menyatakan, "Kami melihat MAN 1 Kota Pekanbaru memiliki semangat dan komitmen tinggi untuk menerapkan program Cambridge. Persiapan yang dilakukan cukup baik, mulai dari pengembangan tenaga pengajar hingga fasilitas pendukung. Dengan langkah ini, MAN 1 Kota Pekanbaru berpotensi menjadi madrasah yang mampu mencetak lulusan berdaya saing global."

Dengan proses SAV ini, MAN 1 Kota Pekanbaru berharap segera mendapatkan ID resmi Cambridge, sehingga membuka kesempatan lebih besar untuk mengimplementasikan kurikulum Cambridge yang berorientasi pada standar global. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul berwawasan internasional.

Tulis Komentar