Masyarakat Pagar Puding Lamo Butuh Uluran Tangan Pemerintah
KILASRIAU.com - Pantauan langsung media ini di lapangan menunjukkan semangat luar biasa generasi muda di Desa Pagar Puding Lamo dalam menuntut ilmu agama Islam.
Namun, semangat tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana. Madrasah Nurul Falah, tempat mereka belajar, masih kekurangan dua ruang kelas.
Selain itu, belum tersedia kursi dan meja yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Meski demikian, para guru dan murid tetap semangat tanpa mengeluh, terus berjuang menegakkan pendidikan agama demi menerangi desa mereka.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Saat dikonfirmasi, pengurus madrasah, Husni, menjelaskan bahwa seluruh dokumen legalitas, termasuk sertifikat tanah dan izin operasional, telah lengkap. Mereka siap menerima bantuan dari pemerintah untuk pembangunan fasilitas yang lebih layak.
"Kami kasihan melihat anak-anak yang begitu bersemangat memperjuangkan agama Islam. Kalau pendidikan agama mereka kuat sejak kecil, insya Allah akhlak dan adab mereka juga terbentuk dengan baik. Jika nanti mereka ingin melanjutkan ke pesantren, mereka sudah siap karena pondasi ilmu agama sudah diajarkan sejak dini," ujar Husni.
Masyarakat Dusun Kembang Tanjung, Desa Pagar Puding Lamo, berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah, baik dari tingkat desa maupun Kabupaten Tebo, demi mendukung kelangsungan pendidikan agama di daerah mereka.

Tulis Komentar