Bupati Inhil Pimpin Rakor Ketahanan Pangan Tahun 2025
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan di Gedung Engku Kelana Tembilahan.
Rakor tersebut dihadiri Dandim 0314/Inhil, Kapolri Inhil, Kepala Kejari Inhil, Ketua DPRD Inhil, Asisten II Setda Inhil, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Inhil.
Inhil memiliki luas lahan baku sawah terluas di Provinsi Riau, mencapai 16.539 Ha atau 30 persen. Dari total luas lahan sawah di provinsi tersebut, Haji Herman berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan.
- Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Pelabuhan
- Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
Dengan potensi lahan jagung yang signifikan, Pemda berupaya mewujudkan cita-cita Presiden dalam swasembada pangan secepat mungkin.
"Dalam rangka itu, berbagai program strategis telah dirumuskan dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan TNI dan Polri," kata Haji Herman, Kamis (26/3/2025).
Program-program strategis yang harus direalisasikan, yakni gerakan tanam serentak 3000 hektar. Meningkatkan produksi padi dari 52.889 Ton (2023) menjadi 57.345 Ton (2024) dan melanjutkan program di 2025.
Optimasi Lahan (OPLA) untuk peningkatkan luas optimal dari 516 hektar menjadi 9.974 hektar pada 2025. Gerakan Tanam Jagung Polri dengan arget penanaman di lahan sawit dan tumpang sari seluas 16.000 hektar
"Selanjutnya konsumsi beras lokal. Meningkatkan produksi beras premium dengan dukungan bagi petani," terangnya
Bukan hanya itu, Haji Herman pun menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan program pekarangan pangan bergizi. Menanam sayuran di pekarangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Lebih lanjut Haji Herman menerangkan, untuk mendukung program tersebut, ia akan menjumpai Menteri Pertanian pasca-lebaran untuk membahas dukungan program swasembada pangan.
Haji Herman menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk camat, kepala desa, lurah, serta masyarakat.
“Inhil harus mandiri pangan, memproduksi beras sendiri, dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati Herman.
Herman mengingatkan bahwa pengawasan ketat terhadap penggunaan dana desa sangat penting untuk memastikan tepat sasaran dan menghindari penyalahgunaan.
“Dia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi demi keberhasilan program ini dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk mencapai kemandirian pangan." Tutupnya.


Tulis Komentar