Gubernur Riau Wahid Bakal Tindak Tegas Pejabat Pakai Mobil Dinas Saat Lebaran
KILASRIAU.com - Gubernur Riau Abdul Wahid melarang anak buahnya untuk menggunakan mobil dinas saat mudik lebaran. Wahid mengancam akan mencopot para pejabat yang nekat membawa mobil dinas untuk mudik.
"Saya larang mobil dinas digunakan saat Lebaran. Kalau untuk keperluan tugas boleh, seperti pengecekan sembako, pangan, dan kegiatan dinas lainnya," kata Wahid usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025 di Mapolda Riau, pada Kamis (20/3).
Wahid menyebut ancaman sanksi yang akan dilakukannya berupa penurunan pangkat hingga mencopot jabatan pejabat yang nekat melanggar aturan itu.
- Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
- Saksikan Pengukuhan Dewan Korpri Inhil, Bupati Tekankan Profesionalitas dan Integritas
- Pererat Silaturahmi, Kapolres Inhil Bersama KKSS, IPSS dan IWO Riau Sepakat Jaga Kamtibmas
- Ketua TP-PKK Inhil Hj. Katerina Susanti Herman Gencarkan Kampanye B2SA Goes To School di SMAN 1 Tempuling
- Hj. Katerina Susanti Herman Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
Menurut Wahid, sanksi tegas akan diberikan kepada pejabat atau pegawai Pemprov Riau yang terbukti menyalahgunakan kendaraan dinas.
“Kalau ada yang nekat, tentu ada sanksinya. Bisa berupa penurunan pangkat, bahkan pemberhentian dari jabatan," tegas Wahid.
Wahid ingin memastikan kendaraan dinas digunakan sesuai fungsinya dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi selama masa libur Lebaran.
Larangan ini bukan tanpa alasan. Gubernur Wahid ingin memastikan bahwa aset negara, dalam hal ini kendaraan dinas, digunakan secara bertanggung jawab. "Mobil dinas itu milik negara, bukan milik pribadi. Jadi, penggunaannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku," jelasnya.
Dengan adanya larangan ini, diharapkan para pejabat di lingkungan Pemprov Riau dapat lebih bijak dalam menggunakan fasilitas negara.
"Mari kita gunakan fasilitas negara dengan sebaik-baiknya, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah," pungkas Gubernur Wahid.

Tulis Komentar