Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji di Riau Aman Selama Ramadan dan Lebaran 2025
KILASRIAU.com - Wilson Edi Wijaya, Sales Area Manajer PT Pertamina mengatakan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Riau aman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Hal itu dipastikannya saat memberikan pemaparan dalam High level meeting TPID se-Provinsi Riau menjelang HBKN, di Balai Serindit, Selasa (11/3/2025).
Ia menyampaikan bahwa, dalam rangka memastikan ketersediaan BBM dan elpiji selama Ramadan hingga Idulfitri, pihaknya membentuk posko Satgas Ramadan dan Idulfitri. Posko ini akan beroperasi hingga 13 April 2024 atau setelah arus balik lebaran.
Pihaknya telah memprediksi adanya peningkatan kebutuhan BBM sekitar 5 hingga 6 persen menjelang lebaran. Oleh karena itu, stok BBM telah disiapkan melebihi kebutuhan yang telah didata.
- Dukung Ketahanan Pangan, Polisi dan Perangkat Desa Cek Perkembangan Jagung Usia 8 Minggu di Pelangiran
- Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek KSKP Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Milik Warga
- Kapolsek Pelangiran Iptu Iwan Saputra: Tanaman Jagung Warga Berkembang Baik dan Terawat
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Cek 1 Hektare Lahan Jagung Pipil di Siak
- Kapolsek Pelangiran Tinjau Perkembangan Tanaman Kacang Tanah di Rotan Semelur, Pastikan Tumbuh Optimal
"Dalam rangka memenuhi stok ini kami membentuk posko Satgas hingga 13 April. Kami akan menyediakan stok lebih untuk mengantisipasi terkait lonjakan kebutuhan yang diperkirakan pada 3 hari sampai 5 hari menjelang hari H Idulfitri," jelasnya.
Sementara itu, lanjutnya, konsumsi solar diperkirakan mengalami penurunan sekitar 7 hingga 8 persen. Sedangkan, kebutuhan LPG meningkat sebesar 5 persen.
"Untuk solar, diperkirakan akan turun dari 7 persen sampai 8 persen karena aktivitas daripada perusahaan-perusahaan sudah menurun. Untuk LPG kami perkirakan ada peningkatan sebesar 5 persen," ujarnya.
Untuk wilayah kepulauan di Provinsi Riau, Pihaknya juga akan menaruh perhatian yang besar dalam penyaluran BBM. Sehingga masyarakat tetap mendapatkan pasokan yang cukup.
"Namun, kami lakukan fokus saat ini adalah bagaimana pendistribusian BBM maupun elpiji ke daerah kepulauan, seperti di Meranti, Bengkalis, maupun di Indragiri Hilir yang ada kepulauannya," ucapnya.
"Jadi saat ini sudah kami antisipasi dengan pendropingan tambahan LPG mulai hari Senin tanggal 17 Maret nanti dilakukan pendistribusian lebih awal, mengingat kebutuhan ini harus kita persiapkan lebih baik dan pasokan untuk ekonomi seperti UMKM maupun daripada industri rumah tangga harus tercukupi," imbuhnya.
Setiap hari, jelasnya, pengapalan dilakukan dari tiga depo utama, yakni di Pekanbaru, Dumai, dan Indragiri Hilir. Selain itu, seluruh armada distribusi BBM dan Elpiji di Riau dipastikan dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat.
Serta, terdapat 87 SPBU yang akan beroperasi selama 24 jam, termasuk di ruas jalan tol. Disamping itu, untuk memastikan distribusi elpiji berjalan lancar, Pertamina juga menyiapkan 202 agen elpiji yang beroperasi penuh selama 24 jam.
"Sebagai tambahan, terdapat tujuh motoris yang siap mengantarkan BBM bagi kendaraan yang mengalami kendala di jalan. Masyarakat yang membutuhkan dapat menghubungi layanan 135 tanpa dikenakan biaya pengantaran," jelasnya.
"Guna mengantisipasi lonjakan permintaan, kami juga menyiapkan delapan unit mobil tangki di SPBU dengan tingkat penyerapan tertinggi sebagai cadangan tambahan selain tangki timbun yang sudah tersedia di setiap SPBU," ujarnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

Tulis Komentar