Perusahaan Asal Sumsel Ekspor Perdana 162 Ton Serbuk Karet ke Tiongkok
KILASRIAU.com, Ogan Ilir – PT Rubber Innovation Indonesia, salah satu perusahaan di bawah pengawasan Bea Cukai Palembang, berhasil mengekspor 162 ton serbuk karet secara perdana ke Tiongkok pada Senin (24/02).
PT Rubber Innovation Indonesia merupakan perusahaan yang berdiri pada Oktober 2024 di Sumatra Selatan. Perusahaan ini bergerak pada usaha daur ulang limbah karet karet berupa ban bekas alat berat yang diolah menjadi produk bernilai ekonomis, yaitu vulcanized rubber powder atau serbuk karet, dengan tujuan eskpor.
Produk olahan dari PT Rubber Innovation Indonesia dapat dimanfaatkan untuk pembuatan produk karet lainnya, seperti sol sepatu, conveyor belt, pacuan kuda, lapangan tenis, campuran aspal, campuran pada konstruksi bangunan, dan lain-lain.
- Data Pribadi Bocor Hingga Jadi Korban Penipuan, Ketum IWO Somasi PT Indah Logistik
- Polisi Gaung Amankan Pelaku Penganiayaan Berat, Korban Dibacok dengan Parang
- Gebrakan Perdana AKP Sunaryo, Dua Hari Jabat Kapolsek Langsung Tangkap Pelaku Karhutla
- Polsek Kateman Ungkap Kasus Narkotika, Sabu 12,85 Gram Diamankan
- Sebabkan Kebakaran 200 Hektar, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Polres Inhu dan Polhut TNBT
Direktur PT Rubber Innovation Indonesia, Zheng Guo Jiang, menyampaikan bahwa pada ekspor perdana kali ini pihaknya mengekspor 162 ton serbuk karet yang dimuat dalam enam kontainer ke negara tujuan Tiongkok. Ekspor perdana kali ini sekaligus mengenalkan produk perusahaan kepada pembeli di luar negeri. Ke depannya, ia berharap adanya kontinuitas ketersediaan (supply) bahan baku untuk mendukung kesinambungan ekspor.
Sumatra Selatan merupakan salah satu wilayah penghasil karet alam di Indonesia yang keberadaannya dibutuhkan pada pasar global. Untuk itu, diperlukan kerja sama pemerintah dan masyarakat untuk mendukung keberlangsungan ekspor komoditas dan hasil olahan karet. Karena selain berdampak positif terhadap perekonomian negara, ekspor tersebut juga memberikan kontribusi terhadap terbukanya lapangan pekerjaan.
Kepala Kantor Bea Cukai Palembang, Andri Waskito, menyampaikan komitmennya untuk mendukung industri tujuan ekspor. “Bea Cukai Palembang akan terus memberikan pelayanan dan asistensi kepada industri yang beroritentasi ekspor dengan harapan dapat memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja di Sumatra Selatan,” pungkasnya.

Tulis Komentar