Pra TMMD ke-123, Personel Kodim 0314/Inhil Bahu Membahu Bangun Jalan Poros Mumpa - Karya Tunas Jaya
KILASRIAU.com – Personel Kodim 0314/Inhil yang tergabung dalam Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 terus menggesa sasaran demi sasaran pekerjaan.
Kali ini, mereka bersama bahu-membahu membangun Jalan Poros Mumpa - Karya Tunas Jaya di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Sabtu (14/2/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pemotongan dan penjahitan Geotex, pemadatan permukaan jalan, serta penimbunan dan pemerataan jalan guna meningkatkan kualitas infrastruktur bagi masyarakat setempat.
- Antusias Masyarakat dengan Swadaya Tambal Jalan di Kelurahan Pulau Kijang
- Jalan Ruas Kecamatan Reteh Mulai Diperbaiki, Harapan Masyarakat Tinggi
- Baru Diperbaiki Semalam, Jalan Parit Buntal Reteh Kembali Rusak Usai Diguyur Hujan
- Bak Sungai Saat Hujan, Jalan Parit Buntal Reteh Akhirnya Ditangani PUPR Inhil
- Akses Vital Rusak Berat, Jalan Penunjang Parit Buntal Reteh Dikeluhkan Warga
Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., menuturkan bahwa pembangunan jalan ini merupakan salah satu program strategis TMMD ke-123 yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Ia berharap dengan dibangunnya jalan tersebut akses transportasi di Desa Mumpa semakin lancar, sehingga memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
"Infrastruktur yang baik akan mempermudah mobilitas warga, meningkatkan kesejahteraan, serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat," ujar Dandim.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dalam TMMD adalah bentuk nyata dari semangat gotong royong yang terus dijaga dan dilestarikan.
TMMD ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim 0314/Inhil pada tahun anggaran 2025 menyasar dua desa di Kecamatan Tempuling, yakni Desa Mumpa dan Desa Karya Tunas Jaya.
Selain pembangunan jalan, program ini juga mencakup pembangunan jembatan, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.


Tulis Komentar