Jejak Harimau Sumatera Ditemukan Oleh Warga Setempat
Harimau Sumatera Muncul di Sekitar Permukiman Warga,Tim Gabungan Lakukan Identifikasi dan Pemantauan
KILASRIAU.com, Pelangiran – Kemunculan harimau Sumatera di kawasan Parit Tanjung Pandak 2, Kelurahan Pelangiran, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, membuat tim gabungan turun tangan untuk melakukan identifikasi serta analisis penanganan interaksi negatif dengan satwa liar tersebut.
Tim yang terdiri dari Camat Pelangiran Hardinata, Kapolsek Pelangiran (diwakili Kanit Intel), tiga anggota Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Lurah Pelangiran, Kepala Desa Wonosari, Kepala Desa Baung Rejo Jaya, perangkat desa, serta warga sekitar, langsung melakukan peninjauan lokasi dan mengidentifikasi jejak harimau yang ditemukan sekitar 100 meter dari permukiman warga.

Camat Pelangiran, Hardinata, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kebun.
- Kebakaran Kerap Berulang Tiap Tahun, BPBD Riau Ingatkan Warga Payung Sekaki Waspada
- Uang Kebersihan Rutin Ditarik, Tumpukan Sampah Bau Busuk Malah Dibiarkan DLH!
- Sat Lantas Polres Inhil Patroli Jl. Terusan Mas-Parit 21, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
- Kapolda Riau Bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Cegah Karhutla di Rumah Runding Kabupaten Bengkalis
- ISPU Inhil Tembus 311, Kapolres Donny: Kurangi Aktivitas di Luar dan Gunakan Masker
Ia juga mengingatkan agar warga tidak bersikap takabur terhadap keberadaan harimau, tidak membuang sisa makanan sembarangan di kebun, serta tidak memasang jerat atau alat tangkap lainnya.

“Masyarakat diharapkan segera melapor kepada pemerintah kelurahan atau desa jika menemukan jejak, mendengar suara, atau melihat langsung harimau tersebut,” ujar Hardinata, Jum'at (14/2/25) malam.
Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan pergerakan harimau serta langkah-langkah mitigasi agar tidak terjadi konflik antara satwa liar dan manusia.**

Tulis Komentar