PPBI Indragiri Hilir Resmi Terbentuk, Fasilitasi Penggemar Bonsai Lokal
KILASRIAU.com - Komunitas pecinta bonsai di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini memiliki wadah resmi dengan terbentuknya Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) tingkat kabupaten. Pembentukan ini dihasilkan melalui musyawarah yang dihadiri 30 peserta dari beberapa kecamatan, yakni Tembilahan, Tempuling, Kempas, dan Kotabaru.
Dalam musyawarah tersebut, telah disusun struktur kepengurusan yang diketuai oleh Yusherdi, dengan Kaspol sebagai Wakil Ketua, Zaini sebagai Sekretaris, dan Irwan sebagai Bendahara. Posisi di bidang organisasi dipercayakan kepada dr. Indra, sementara Debi Candra bertanggung jawab di bidang kehumasan. Selain itu, pertemuan tersebut juga menunjuk langsung para koordinator kecamatan untuk mendukung aktivitas komunitas bonsai di wilayah masing-masing.
Ketua PPBI Inhil terpilih, Yusherdi, menyampaikan rasa syukur dan harapannya terhadap wadah ini.
- Bupati Inhil Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Ramadan Fair 2026, Dorong Promosi Kreatif dan Penguatan Usaha Lokal
- Buka Wedding Expo dan UMKM Inhil Ramadan Fair 2026, Bupati Inhil Dorong Ruang Promosi dan Penguatan Ekonomi Lokal
- PT Korindo Komplit Karbon Siap Tampung Pinang Petani Inhil Mulai 9 Maret 2026
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
"PPBI Inhil menjadi tempat untuk menyalurkan minat dan bakat para penghobi bonsai di daerah. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan komunitas ini agar lebih dikenal luas," ujarnya, Ahad (8/12/24.
Yusherdi juga menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah melengkapi legalitas organisasi agar diakui hingga tingkat pusat.
"Kami akan segera menyelesaikan proses legalitas agar PPBI Inhil menjadi organisasi yang kokoh dan resmi," tambahnya.
Terakhir dikatakan Yusherdi, dengan adanya PPBI Indragiri Hilir, para pecinta bonsai di daerah ini diharapkan dapat lebih terorganisasi dan memiliki ruang untuk bertukar ide, berbagi pengalaman, serta mengembangkan potensi seni bonsai di tingkat lokal maupun nasional.**


Tulis Komentar