Penjabat Bupati Inhil dan TPID Inhil Ikuti Rakoor Pengendalian Inflasi Daerah 2024
KILASRIAU.com – Penjabat Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (SETDA) Inhil, Junaidi Ismail, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inhil, kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 secara virtual pada Senin, 4 November 2024.
Kegiatan ini berlangsung di ruang Coaching Clinic Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfopers) Kabupaten Inhil.
Rakoor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) dan TPID dalam menjaga stabilitas inflasi di wilayah masing-masing.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
“Terima kasih untuk kerja sama semua pihak. Kalau ada daerah yang masuk kategori tinggi inflasinya, tolong segera mengambil langkah untuk rapat koordinasi internal di daerah,” ujar Tito Karnavian.
Mendagri juga mengapresiasi kepala daerah dan TPID yang telah berhasil mengendalikan inflasi di wilayahnya. Namun, beliau mengingatkan agar daerah yang masih tergolong memiliki angka inflasi tinggi segera melakukan langkah antisipasi guna mencegah lonjakan lebih lanjut.
Sebagai informasi, emas perhiasan, daging ayam ras, dan bawang merah adalah komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada oktober 2024.
Dengan adanya Rakoor ini, TPID Inhil diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi di Kabupaten Indragiri Hilir, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi komoditas penyumbang inflasi


Tulis Komentar